Unggul FC Malang Raih Poin Lebih Banyak
BANJARBARU – Meski gagal menutup Pro Futsal League (PFL) pekan ke-3 dengan kemenangan, penggawa Unggul FC Malang wajib tetap percaya diri.
Itu karena, statistik awal musim mereka lebih baik dibanding saat PFL 2023/2024 lalu.
Kemarin, Unggul FC Malang ditahan imbang Sadakata United dengan skor 2-2.
Hasil tersebut membuat Unggul FC Malang menutup PFL seri Banjarbaru dengan meraih empat poin.
Sehari sebelumnya, klub futsal bermarkas di Unggul Sport Center itu berhasil mengalahkan Pangsuma Kalbar FC dengan skor 8-3.
Start Unggul FC Malang musim ini menjadi yang terbaik sejak promosi ke PFL 2022/2023 lalu.
Saat ini, mereka mengumpulkan 16 poin dari enam pertandingan.
Sedangkan pada PFL musim lalu, poin Unggul FC Malang 13.
Kompetisi musim 2022/2023 menjadi paling susah mereka mengumpulkan poin saat awal musim (selengkapnya baca grafis).
Pelatih Unggul FC Malang Joao Almeida mengatakan, hasil seri kontra Sadakata United menunjukkan PFL 2024/2025 semakin kompetitif.
Tim-tim yang berada di posisi bawah tidak mau kehilangan poin begitu saja.
”Laga hari ini (kemarin, red) memberikan banyak pelajaran untuk kami,” ucapnya.
Berangkat dari itu, dia memperingatkan penggawa Unggul FC Malang untuk tidak pernah merasa puas.
Apalagi jemawa. Itu karena, bisa menjadi bantu sandungan tim saat mengurangi kompetisi.
Lantas, apa yang menyebabkan Ikhsani Fajar dkk gagal menumbangkan Sadakata United, kemarin?
”Kami membuat kesalahan yaitu terlalu percaya diri,” jelas juru taktik asal Portugal itu.
Dia melihat, sejatinya timnya bisa bermain lebih baik.
Namun, para pemain tim terlalu menunjukkan ego di lapangan.
Menurut Joao, elemen tim hanya berpikir bagaimana mereka bisa mencetak gol.
Padahal, punya peluang lebih baik saat melakukan passing kepada rekannya yang kosong.
Akibatnya, sejumlah peluang belum bisa dikonversi dengan maksimal menjadi gol.
”Dari pertandingan ini, saya akan memperbaiki skema pertahanan kami,” tutur Joao.
Tujuannya, supaya tidak lagi kebobolan.
Salah satunya, lewat skema power play yang dilakukan lawan di penghujung laga.
Sementara itu, Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono mengatakan, sejatinya mereka bisa mendapatkan poin penuh.
Namun, menurutnya, para pemain banyak membuang peluang.
Sehingga tidak bisa dikonversi menjadi gol.
”Saya juga lihat, ada sedikit rasa meremehkan tim lawan,” jelas Usa.
Menurutnya, hal itu tidak boleh terjadi di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Meski begitu, Usa tetap bersyukur dengan hasil yang mereka dapatkan.
Menurutnya, setidaknya sampai pertandingan keenam, Unggul FC Malang masih unbeaten.
”Semoga ini bisa terjaga sampai akhir musim dan juga babak playoff,” jelas dia. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana