MALANG KOTA – Sektor pertahanan Arema FC dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.
Itu karena, pada awal paro kedua musim ini, sudah kebobolan lima gol.
Dua gol saat melawan Dewa United dan tiga gol saat menghadapi Borneo FC, Minggu lalu (19/1).
Hasil itu memperpanjang puasa nirbobol Arema FC.
Sudah tujuh pertandingan terakhir lawan selalu bisa menjebol gawang Singo Edan.
Clean sheet terakhir yang diciptakan Lucas Frigeri dkk pada laga pekan ke-12 melawan Persita Tangerang.
Sebelumnya, statistik Arema FC terlama tidak nirbobol selama enam laga.
Catatan itu tercipta seusai melawan PSM Makassar, 15 September lalu.
Center Back Arema FC Bayu Aji mengatakan, catatan itu bukan sesuatu hal yang positif.
Menurutnya sebagai pemain, tidak ingin selalu kebobolan.
Apalagi, karena itu lawan berhasil menang.
”Kami tidak puas dengan hasil pertandingan itu,” tutur Bayu.
Dia mengatakan, semua pemain sudah menunjukkan performa terbaiknya.
Namun, masih belum bisa meraih hasil maksimal.
Karena itu, dia bertekad akan bekerja keras untuk persiapan di laga selanjutnya.
Tim akan berusaha nirbobol kembali dan memenangkan pertandingan.
”Kami akan berusaha untuk tampil lebih baik lagi,” tutur pemain berusia 24 tahun itu.
Di tempat terpisah, Kiper Arema FC Lucas Frigeri mengaku, seringnya pergantian komposisi pemain belakang membuat lini pertahanan menjadi kurang solid.
Untuk diketahui, sejak pekan ke-12 pemain belakang Arema FC tidak pernah tetap.
Thales Lira, Choi Bo-kyung, Achmad Maulana Syarif, dan Jhon Alfarizi bergantian absen.
”Banyaknya perubahan akhir nya tidak memberikan ritme permainan yang bagus,” tuturnya.
Dia mengatakan, hal itu membuat para pemain belakang menjadi kesulitan.
Meski demikian, Frigeri mengatakan, timnya tidak mempunyai waktu untuk terus mengeluh.
Itu karena, mereka akan menghadapi banyak laga-laga berat ke depannya.
Salah satunya melawan Persib Bandung.
”Sekarang, fokusnya melakukan perbaikan secepat mungkin,” kata dia. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana