TIDAK ada posisi yang tetap untuk pemain asing Arema FC Julian Guevara pada awal putaran kedua musim ini.
Penggawa tim asal Colombia itu saat melawan Dewa United bermain sebagai center back.
Sebelumnya pada putaran pertama BRI Liga 1 bermain di gelandang.
Seusai itu, dia kembali bermain di lini tengah saat melawan Borneo FC, 19 Januari lalu.
Pada laga melawan Persib Bandung, Bali United, dan PSM Makassar dia kembali ditempatkan di jantung pertahanan.
Kembali mempunyai peran ganda di skuad Arema FC musim ini, Guevara tidak mempersalahkan.
Menurutnya, asal demi kepentingan tim siap melakukan semua tugas yang diberikan.
”Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk tim dan supporter (Aremania, red),” paparnya.
Lewat semangat itulah, mantan pemain Jaguares FC itu merasa enjoy menjalani beragam peran di tim.
Menurutnya, bermain di lini tengah dan belakang tidak menyulitkan.
Itu karena, di klub sebelumnya sempat bermain di posisi tersebut.
Selain itu, Guevara melihat, selama ini rekan-rekan di tim juga sangat membantunya.
”Kami mempunyai diskusi yang baik antar pemain. Dengan saling memberi masukan,” paparnya.
Instruksi pelatih yang dia terima juga sangat jelas sejauh ini.
Menurutnya, bermain di belakang dan tengah kunci utama yang dipegang adalah komunikasi.
Itu karena, membuat pertahanan solid perlu dilakukan bersama-sama.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan, perubahan posisi Guevara saat ini merupakan kebutuhan taktik.
”Pelatih kepala memilih dia, karena memang Guevara punya kemampuan di sana,” katanya.
Harus berpindah-pindah posisi mengulang cerita Guevara pada musim lalu.
Saat BRI Liga 1 2023/2024, dia bertugas mengisi pos gelandang dan lini belakang.
Padahal pada waktu awal bergabung, pemain berusia 32 tahun itu diproyeksikan sebagai playmaker. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana