LAGA tanpa penonton saat Arema FC melawan PSS Sleman nanti sore enggan terlalu dipusingkan Rifad Marasabessy.
Pemain berposisi full back kanan itu hanya fokus membantu Singo Edan menang.
Baginya, tim perlu mengganti tiga poin yang hilang di laga sebelumnya.
Pada BRI Liga 1 pekan ke-22 lalu, Arema FC bermain imbang saatlawan PSM Makassar.
Saat itu skor laga tersebut berakhir 1-1.
Akibat itu, Singo Edan baru meraih empat poin dalam tiga laga kandang terakhir.
"Harapan pemain tentunya bermain di kandang dengan Aremania. Tapi, kami harus menghormati keputusan sudah dibuat” ucapnya.
Mantan pemain Madura United itu yakin, Aremania di rumah akan bahagia saat Singo Edan meraih hasil maksimal dalam laga nanti.
Karena itu, dia dan tim ingin memberikan penampilan maksimal.
Rifad menjabarkan, tidak ada persiapan khusus menghadapi situasi bermain tanpa pemain ke-12.
Menurutnya, sudah berpengalaman de gan situasi itu.
Khususnya musim lalu, saat Singo Edan berkandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Melihat data statistik jumlah penonton dalam beberapa laga terakhir Arema FC, sejatinya Rifad dkk hampir selalu berlaga tanpa banyak dukungan.
Contohnya saat lawan Bali United dan PSM Makassar lalu.
Penonton yang hadir di Stadion Soepriadi, Blitar, tidak lebih dari 300 orang.
Eks Borneo FC itu menjabarkan, tim menatap laga nanti sore dengan kepercayaan diri tinggi.
Elemen tim dalam motivasi yang positif seusai melakukan persiapan yang bagus hampir sepekan.
“Elemen tim sangat siap menghadapi laga besok (hari ini). Semua sudah dipersiapkan bersama-sama,’ kata dia.
Mulai dari aspek taktik, fisik, sampai hal teknis.
Seperti memanfaatkan bola mati. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana