PENYESUAIAN aktivitas bakal dilakukan Arema FC saat bulan Ramadan.
Salah satunya, mengubah latihan tim menjadi sore dan mendekati buka puasa.
Tujuannya, supaya para pemain menempa diri dengan maksimal.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, target tim di laga bulan Ramadan tidak diubah.
Charles Lokolingoy diharapkan tampil maksimal di setiap laga.
”Karena itu, tim pelatih memilih waktu latihan yang paling ideal saat Ramadan,” katanya.
Berdasar informasi yang Inal terima dari tim medis dan pelatih, risiko latihan jelang berbuka puasa paling minim.
Khususnya, untuk menghadapi potensi dehidrasi dan pemain drop akibat berpuasa.
Menurut nya, dehidrasi bisa membuat pemain mengalami cedera.
Selain itu, Arema FC juga tidak mengurangi jumlah latihan tim.
Dia menjabarkan, penggawa Singo Edan hanya libur sehari seusai laga.
”Seusai itu kembali latihan saat ada pertandingan,” katanya.
Hal tersebut diberlakukan karena, jeda pertandingan Arema FC selama bulan Ramadan tidak panjang.
Berdasar hitungannya, tim akan berlaga setiap empat sampai lima hari sekali.
Nanti Singo Edan akan menghadapi Malut United, Persija Jakarta, dan Barito Putera.
Nanti selama bulan Ramadan konsumsi makanan skuad Arema FC akan diserahkan ke individu pemain.
Manajemen yakin, Dendi Santoso dkk tahu bagaimana menjaga kondisi dan performanya.
”Kami yakin mereka profesional dan menghadapi laga saat Ramadan bu kan pertama terjadi,” katanya.
Musim lalu, Arema FC tercatat berlaga di bulan Ramadan dua kali.
Melawan Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang. Dua laga itu berlangsung di Tangerang dan Bali. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana