MUSIM hujan mempersulit 13 atlet baseball Kota Malang untuk berlatih dengan maksimal.
Itu akibat saat hujan turun dengan lebat, latihan mereka harus terhenti.
Program-program yang sudah disusun juga terpaksa dimodifikasi.
Mereka enggan mengambil risiko menempa diri di bawah guyuran hujan.
Khususnya, saat curah hujan tinggi, berangin, dan ada petir.
Karena bisa berbahaya untuk atlet yang latihan di lapangan terbuka.
Sekretaris Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kota Malang Juwita Emlina mengatakan, kondisi itu sudah dirasakan sejak Januari lalu.
Akibatnya harus beberapa kali menggeser waktu latihan.
”Itu sebabnya, kami beberapa kali mulai latihan 12.30 WIB,” katanya.
Tapi, terkadang juga mulai latihan lebih sore.
Itu karena, saat siang Kota Malang acap kali sudah diguyur hujan.
Sebagai antisipasi tambahan, Juwita menjabarkan, pihaknya berupaya menambah porsi latihan.
Dari sebelumnya sekali menjadi dua kali.
Dilakukan pagi dan sore.
Disinggung soal menggelar latihan saat hujan, Juwita melihat situasi itu bisa dilakukan.
Asalkan saat kondisinya masih gerimis.
Saat hujan lebat ditakuti bisa membuat alat latihan berbahan kulit cepat rusak. (wb3/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana