Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Distribusi Gol Arema FC Lebih Merata

Galih R Prasetyo • Jumat, 28 Februari 2025 | 19:05 WIB

 

: OPSI GOL MENINGKAT: Dedik Setiawan (kanan) berebut bola dengan Salim Tuharea dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Brawijaya, Rabu lalu (26/2). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
: OPSI GOL MENINGKAT: Dedik Setiawan (kanan) berebut bola dengan Salim Tuharea dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Brawijaya, Rabu lalu (26/2). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Sumber gol Arema FC tidak bergantung satu atau dua pemain saja musim ini.

Sampai BRI Liga 1 pekan ke-24, 12 penggawa tim sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Statistik tersebut melampaui kompetisi musim 2023/2024 lalu.

Pada waktu itu, distribusi gol Singo Edan berasal dari delapan pemain.

Mereka adalah Johan Ahmat Farizi, Charles Raphael, Julian Guevara, Dedik Setiawan.

Lalu, Charles Lokolingoy, Ginanjar Wahyu, Gustavo Almeida, dan Gilbert Alvarez.

Grafis Distribusi Pencetak Gol
Grafis Distribusi Pencetak Gol

Sedangkan saat ini, distribusi gol Arema FC berasal dari tiga pemain lini belakang, lima penggawa dari sektor gelandang.

Dan, empat penyerang.

Dalberto Luan Belo menjadi paling banyak menyumbang gol untuk tim. (selengkapnya baca grafis).

Performa itu, membuat Arema FC untuk sementara menjadi tim paling produktif kedua di BRI Liga 1.

Dari 24 empat laga, menciptakan 39 gol.

Jumlah gol itu lebih tinggi dari pemuncak klasemen sementara Persib Bandung.

Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes mengatakan, statistik tersebut bagus untuk tim.

Itu karena, menjadi salah satu tanda Singo Edan mempunyai banyak opsi membobol gawang lawan.

”Kemampuan itu (mencetak gol) kami sangat butuhkan,” papar juru taktik asal Portugal tersebut.

Menurutnya, dengan mempunyai banyak opsi mencetak gol akan membuat tim susah diantisipasi.

Contohnya, saat Arema FC melawan PSS Sleman lalu.

Pada waktu itu, saat situasi tertinggal tim mampu menyamakan kedudukan dan akhirnya menang.

Sedangkan, saat lawan PSIS Semarang hal serupa juga terjadi.

Tapi, peluang-peluang Arema FC dari sejumlah pemain gagal menjadi gol.

Pada waktu itu, situasi laga juga sulit akibat lapangan tergenang air.

Perlu diketahui, gol Arema FC saat lawan Mahesa Jenar berasal dari dua pemain beda posisi.

Pertama melalui gelandang bertahan Pablo Oliveira.

Kedua lahir melalui Charles Lokolingoy.

Gomes berharap statistik positif itu terus dipertahankan dalam tiga laga ke depan.

Dia percaya, konsistensi mencetak gol akan membantu tim meraih poin.

”Mencetak gol menjaga peluang kami raih hasil maksimal,” kata nakhoda tim berlisensi UEFA Pro itu.

Disinggung kunci produktivitas Arema FC, Gomes menjelaskan, hal itu berkat kerja keras elemen tim.

Para pemain Singo Edan terus mengasah kemampuan membobol gawang lawan.

Baik itu lewat skema open play atau memanfaatkan bola mati.

Berdasar pengamatan wartawan koran ini, umumnya latihan penyelesaian akhir diberikan saat akhir latihan.

Intensitasnya akan ditingkatkan jelang pertandingan.

Sementara itu, penyerang Arema FC Charles Lokolingoy mengatakan, performa itu berkat usaha keras tim.

Rekan-rekannya selalu ingin menang.

”Kami berusaha mengakhiri laga dengan hasil maksimal,” kata dia.

Tapi, dilihatnya situasi itu juga karena game plan pelatih.

Strategi yang diterapkan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik pemain. (gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #Olahraga #sepak bola