MALANG KOTA- Hasil positif saat melawan Persija Jakarta Minggu lalu (9/3) tidak sekadar akhiri puasa kemenangan Arema FC.
Lebih jauh, tambahan tiga poin membuat posisi mereka aman dari degradasi.
Dalam empat musim terakhir tim yang mengoleksi poin 38 lebih tidak pernah turun kasta.
Rata-rata kesebelasan yang berada di zona merah saat akhir musim mengoleksi kurang dari 36 poin.
Contohnya musim lalu, RANS Nusantara turun kasta akibat hanya mengumpulkan 35 poin (selengkapnya baca grafis).
Saat ini margin poin Arema FC dengan tim tiga terbawah terpaut jauh. Jaraknya 17 poin dengan Semen Padang yang berada peringkat 16.
Dengan BRI Liga 1 menyisakan delapan laga, terlihat impossible selisih poin itu akan terkejar.
Apalagi Singo Edan mempunyai lima laga kandang sisa. Tiga laga tandang mereka akan melawan Persita, Persis Solo, dan PSBS Biak.
Mereka hanya menyisakan Persebaya sebagai tim papan atas yang akan dihadapi.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi enggan jemawa dengan statistik tersebut.
Menurutnya, tim harus terus fokus untuk menghadapi laga selanjutnya.
”Bukan berarti kami bisa bersantai. Tim harus bersiap dengan segala kemungkinan lain,” katanya.
Karena itu, dia berharap penggawa Singo Edan terus meraih poin maksimal di laga-laga ke depan.
Alasannya, sikap kompetitif tersebut merupakan kultur tim sejak dulu. Terlepas dari itu, target tim adalah bisa finish di papan atas.
Pria kerap disapa Inal itu melihat, kesempatan tersebut sangat terbuka saat ini.
Itu karena, kemenangan melawan Persija lalu mendekatkan poin klub dengan tim empat besar.
Dirinya yakin dengan terus kompak dan kerja keras bisa mencapai misi itu.
”Tidak ada euforia berlebihan seusai hasil laga lalu. Tim sekarang fokus laga selanjutnya,” tuturnya.
Barito Putera dilihatnya bukan lawan bisa dipandang sebelah mata.
Mereka punya semangat tinggi untuk mencuri poin di Blitar. Kemarin, penggawa Arema FC sudah tiba di Malang seusai melakukan perjalanan dari Jakarta.
Mereka, kemungkinan besar akan kembali menjalani latihan hari ini. Setelah itu berangkat ke Blitar jelang laga pekan ke-27, 13 Maret nanti.
Senada dengan Inal, fokus Gelandang Muda Arema FC Arkhan Fikri juga ditujukan untuk laga selanjutnya. Dirinya dan tim ingin menutup laga terakhir BRI Liga 1 saat bulan Ramadan dengan happy ending.
”Semoga kami kembali meraih tiga poin di laga selanjutnya,” paparnya.
Pemain bernomor punggung delapan itu merasa, hasil kemenangan lawan Persija memberi motivasi tambahan untuk tim.
”Saya pikir kami semakin percaya diri,” tuturnya. (gp)
Editor : A. Nugroho