MALANG – Gol cepat Conor Gallagher di menit pertama tak mampu menyelamatkan Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi, 13 Maret. Sontekan kaki kanan gelandang Inggris tersebut memang berhasil membawa keunggulan bagi Atletico atas Real Madrid hingga 2x45 usai. Namun saat dilanjutkan ke babak adu penalti, anak asuh Diego Simeone tersebut tak mampu mengatasi faktor mental yang benar-benar diuji. Apalagi saat eksekusi penalti Julian Alvarez dibatalkan oleh wasit.
Dengan kekalahan 2-1 di leg pertama melawan Real Madrid, Atletico tampil menekan sejak awal pertandingan. Hasilnya, melalui serangan cepat, Conor Gallagher yang menerima umpan crossing dari sisi sayap berhasil memaksimalkan peluang menjadi gol. Tersentak gol cepat Gallagher, Madrid berusaha membalas, Dimotori gelandang gaek Luca Modric, serangan Madrid beberapa kali membahayakan gawang Jan Oblak.
Meski terus mendominasi pertandingan, Real Madrid seperti kesulitan menembus benteng pertahanan Clement Lenglet dkk. Justru Atletico Madrid yang berulang kali berhasil menusuk pertahanan El Real meski hanya melalui proses serangan balik.
Mentok hingga babak tambahan waktu dan skor masih 1-0, akhirnya wasit melanjutkan ke babak adu penalti. Di babak inilah, seluruh emosi dan mental diuji. Tampil di hadapan pendukungnya, Atletico Madrid tentu tak ingin tampil mengecewakan. Namun raut wajah para pemain Los Rojiblancos tampak begitu tegang.
Beruntung penendang pertama mereka, Alexander Sorloth berhasil menuntaskan kewajibannya. Tendangan kerasnya mampu menghujam gawang Thibaut Courtois. Go tersebut menyamakan kedudukan penalti menjadi 1-1 setelah penendang Real Madrid sebelumnya, yakni Kylian Mbappe berhasil membobol gawang Jan Oblak.
Penendang kedua, Jude Bellingham pun dengan percaya diri melesakkan gol. Begitu pun Julian Alvares dari kubu Atletico Madrid. Namun mendadak, saat masuk penendang ketiga, kontroversi terjadi. Wasit sempat berdiskusi dengan wasit VAR dan mengevaluasi eksekusi penalti Alvarez. Di sana, wasit memutuskan menganulir gol penalti tersebut karena terjadi dua kali tendangan sebelum bola meluncur ke gawang. Kaki Alvarez dianggap menyentuh bola lebih dulu sebelum kaki lainnya menendang. Dalam tayangan ulang, terlihat Julian Alvarez memang terpeleset sebelum mengeksekusi penalti.
Hasilnya, mental pemain Atletico yang sudah unggul sejak menit pertama melalui gol Conor Gallagher goyah. Marcos Llorente, penendang keempat mereka gagal. Hingga akhirnya Antonio Rudiger, bek tengah Real Madrid yang menjadi eksekutor terakhir mengunci kemenangan El Real 4-2 dan lolos ke babak 16 besar menantang Arsenal yang lolos dari hadangan PSV.
Hasil Adu Penalti Atletico Madrid Versus Real Madrid
Atletico Madrid Real Madrid
Alexander Sorloth (gol) Kylian Mbappe (gol)
Julian Alvarez (gagal) Jude Bellingham (gol)
Angel Correa (gol) Federico Valverde (gol)
Marcos Llorente (gagal) Lucas Vasquez (gagal)
Antonio Rudiger (gol)
Editor : A. Nugroho