Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jadwal Seusai Ramadan Tambah Berat, Hadapi Tiga Derby Jatim dan Away Papua

Galih R Prasetyo • Sabtu, 15 Maret 2025 | 01:20 WIB
HARUS FOKUS: Achmad Maulana Syarif (kiri) berusaha lepas dari penjagaan Thales Lira dan Iksan Lestaluhu dalam sesi latihan di ARG Soccer Field, Selasa (11/3).
HARUS FOKUS: Achmad Maulana Syarif (kiri) berusaha lepas dari penjagaan Thales Lira dan Iksan Lestaluhu dalam sesi latihan di ARG Soccer Field, Selasa (11/3).

BLITAR- Jelang akhir musim kompetisi tantangan penggawa Arema FC tidak semakin mudah.

Dedik Setiawan dkk berpeluang kehilangan poin saat tidak tampil dengan performa terbaik.

Itu karena, akan melawan kesebelasan yang sulit dikalahkan.

Berdasar jadwal di website operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), Arema FC punya tujuh laga sisa.

Mereka bermain empat pertandingan home dan tiga away.

Selama waktu tersebut, Arema FC menghadapi tiga laga bertajuk derby Jawa Timur.

Melawan Madura United, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri.

Pada putaran pertama, Singo Edan hanya raih tiga poin saat melawan mereka.

Sedangkan empat laga lainnya, Arema FC akan melawan Persita Tangerang, Persis

Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak. Melawan tim terakhir itu, Julian

Guevara dkk akan mencatatkan away terjauh.

Itu menyusul, PSBS sudah tidak berkandang di Bali atau Jakarta saat putaran kedua kompetisi.

Mereka menggunakan Stadion Lukas Enembe, Sentani, Jayapura, untuk menjamu

lawannya. Sadar dengan tantangan itu, Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes sudah mewanti-

wanti elemen tim untuk terus fokus. Dia tidak ingin jeda kompetisi yang panjang menurunkan performa tim.

“Kami harus selalu dalam kondisi siap untuk mencari kemenangan,” paparnya.

Gomes memprediksi, persaingan di BRI Liga 1 akan semakin ketat menjelang akhir kompetisi.

Dilihatnya, situasi itu terjadi karena tujuh laga terakhir merupakan kesempatan terakhir tim menentukan posisi.

Finish, di papan atas, bawah, dan tengah. “Semua tim di kompetisi ini kuat. Bisa saling mengalahkan satu sama lain. Kami tidak boleh lengah,” paparnya.

Baginya, sikap tim yang selalu berusaha jadi terbaik akan memberi banyak keuntungan.

Salah satunya, punya amunisi mencapai target.

Arema FC membidik finish posisi lebih baik dari musim lalu. Mereka ingin selesaikan kompetisi di papan atas.

Karena itu, elemen tim Arema FC tidak akan banyak bersantai selama jeda panjang.

Penggawa Singo Edan direncanakan menjalani berbagai program. Di antaranya, menjalani latihan fisik sampai menggelar uji coba.

Tujuannya, untuk menjaga ritme pertandingan.  

seperti diketahui volume bermain penggawa Singo Edan cukup padat dalam dua bulan ini.

Alhasil, tidak bisa langsung tanpa aktivitas dalam waktu lama.

"Kami harus berusaha untuk menjadi lebih baik. Bukan sebaliknya,” paparnya.

Seusai melawan Barito Putera kemarin, penggawa Arema FC akan libur. Sedangkan tim pelatih menyusun program tim saat jeda.

Di tempat terpisah, center back Thales Lira mengatakan tidak akan mengendurkan fisiknya.

“Perjalanan kami belum selesai. Saya akan terus berlatih dan berlatih,” ucapnya. (gp)

Editor : A. Nugroho
#Jelang #tantangan #papan atas #Arema FC #Tujuh #Laga #BRI #Akhir Musim #malang #Hadapi #liga 1 #dengan