KABUPATEN- Dua tim futsal berhasil lolos dari babak play-off USC Futsal League U-16, pada 1 Maret lalu. Tim yang promosi adalah AFR FC dan Alpha Futsal.
Mereka akan bersaing dengan delapan tim lama yang sebelumnya bertahan di USC Futsal League U-16 Vol 2 pada 2024 lalu. Ketua Panitia USC U-16 Futsal League Novianus Arif Setiawan menjelaskan, untuk volume tiga masih tetap menggunakan sistem full kompetisi. Setiap tim masing-masing mempunyai jatah bertemu dua kali.
Baik itu sebagai tuan rumah atau tim yang away. USC Futsal League U-16 Vol 3 bakal bergulir dengan format yang berbeda. Khususnya, dalam aspek penentuan juara kompetisi.
”Tahun ini memakai format final eight. Kalau sebelumnya pakai format final four,” papar dia.
Musim lalu empat tim yang lolos final four merebutkan dua tiket ke partai final. Tim gagal dalam fase itu bersaing untuk posisi tiga dan empat. Sedangkan tahun ini, tim yang lolos final eight akan berlaga di babak delapan besar, semifinal, dan final.
Arif menjabarkan, perubahan itu dilakukan dengan tujuan meningkatkan level kompetisi. Harapannya, USC Futsal League U-16 Vol 3 2025 berjalan lebih kompetitif. Karena peluang setiap tim menjadi juara terbuka lebar.
Setiap tim yang berlaga di final eight, akan saling berhadapan dengan pengundian khusus. Empat tim teratas akan dihadapkan dengan empat tim terbawah.
Contohnya adalah peringkat pertama akan bertanding melawan peringkat delapan. Peringkat dua dengan ketujuh, dan seterusnya. Arif optimistis penentuan juara dengan format itu akan mengasah mentalitas bermain para penggawa tim di USC Futsal League.
”Daya juang para pemain muda juga akan semakin meningkat,” paparnya.
Efeknya, membuat atmosfer pertandingan semakin positif.
Selain itu, format tersebut dilihat dapat menelurkan banyak tim kuda hitam. Alasannya, tim terbawah berpeluang mengalahkan tim empat besar. Tidak menutup kemungkinan meraih juara.
Saat ini, USC Futsal League U-16 Vol 3 masih belum digelar. Kompetisi itu akan bergulir pada 2 Mei 2025. Ajang itu akan berlangsung selama lima bulan sampai Oktober 2025. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho