MALANG – Peluang kejutan F1 di GP Jepang bakal terjadi. Hal ini usai penampilan buruk pembalap Red Bull Liam Lawson dalam dua balapan terakhir. Rekan setim Max Verstappen ini tampil melempem. Ketika Max sudah meraih total 36 poin, pembalap Selandia Baru ini justru sama sekali belum mencatatkan namanya di papan klasemen. Tak heran, pebalap Racing Bulls (RB) Yuki Tsunoda kencang diisukan bakal pindah ke tim induk, Red Bull Racing menggantikan Liam Lawson.
Dari sisi kecepatan, Liam Lawson bisa dibilang tak bisa memanfaatkan mobil Red Bull secara maksimal. Buktinya dalam kualifikasi, dia selalu menempati posisi bawah dan tidak lolos Q3.
Kondisi ini sangat jomplang jika dibanding seniornya, Max Verstappen yang selalu menembus Q1. Secara kecepatan Max juga bisa bersaing dengan pembalap papan atas seperti Oscar Piastri, Lando Norris, atau George Russell. Bahkan di GP Tiongkok Minggu kemarin (23/3), dia bisa mengasapi dua Ferrari, Lecrerc dan Hamilton yang selumnya tampil dominan saat sprint.
Karena itu, Yuki Tsunoda yang tampil bagus bersama RB bisa mendapatkan kesempatan di GP Jepang, 6 April mendatang. Dengan fakta Yuki Tsunoda merupakan warga asli Jepang, hal tersebut bakal menjadi momentum yang menghebohkan.
Yuki sendiri mengaku berhasrat untuk bisa membalap bersama Red Bull Racing. Menurutnya, dia tidak bisa mengontrol tentang kontrak yang bisa datang dari tim lain. Termasuk Red Bull. Yang bisa ia lakukan sebagai pembalap adalah menunjukkan hasil sebaik-baiknya, memaksimalkan mobil, dan mendapatkan poin. “Yang bisa saya kontrol adalah performa saya. Saya optimistis bisa menunjukkan hasil dan bagus dan terus konsisten,” ujarnya.
Dalam dua balapan terakhir, Yuki sebenarnya tampil tak terlalu istimewa. Namun saat Sprint Race di GP Tiongkok, pembalap 24 tahun ini berhasil melakukan sejumlah manuver yang cukup bagus. Dia berhasil meraih peringkat 6 dan sejauh ini sudah mengumpulkan 3 poin.
Tentu peluang Yuki semakin terbuka, karena dua minggu lagi GP Jepang bakal digelar. Red Bull tentu juga akan memikirkan aspek bisnis, dengan memindahkan Yuki Tsunoda menggantikan Liam Lawson.
Editor : A. Nugroho