KABUPATEN - Meski baru berlatih pada bulan April mendatang, pelatih Unggul FC Malang sudah memetakan kekurangan tim.
Selama latihan bersama off, Pelatih Kepala Tim Joao Almeida memilih tidak berlibur.
Saat di Portugal dia menganalisis permainan tim sepanjang putaran pertama.
Lantas, apa aspek yang akan dia perbaiki saat Andres Teran dkk kembali latihan nanti?
Nahkoda asal Portugal itu mengatakan pertahanan menjadi salah satunya.
Dia merasa, aspek bertahan elemen tim belum solid.
”Kami perlu terus meningkatkan kemampuan tim saat tanpa bola (bertahan),” paparnya.
Menurutnya, aspek itu tidak boleh disepelekan.
Alasannya, menjadi salah satu hal yang menunjang kemenangan tim.
Contohnya saat lawan Fafage Banua pada pekan ke-7 Pro Futsal League.
Unggul FC Malang sukses mengalahkan pemuncak klasemen itu seusai berhasil menghalau serangan tim identik kostum biru itu.
Sedangkan saat lawan Bintang Timur Surabaya, Anton Cahyo cs seharusnya bisa mencuri poin dengan bertahan lebih kuat.
Joao menjabarkan, aspek bertahan yang perlu diperbaiki ada dua.
Pertama, saat man to man marking.
Kedua, pada waktu bertahan secara tim atau compact defend.
Baginya dua skema itu perlu dikuasai dengan maksimal.
Alasannya, menjadi salah satu cara jitu meredam serangan lawan.
”Sebetulnya pemain sudah melakukannya cara bertahan itu. Tapi, kami perlu meny empurnakan lagi,” terangnya.
Joao sadar, tantangan PFL ke depan tambah berat.
Dasar analisisnya, semua tim akan berjuang untuk lolos ke babak play off.
Alhasil, akan tampil lebih maksimal lagi dan selama kompetisi libur mulai melakukan evaluasi.
Dalam memperbaiki aspek tersebut, pelatih berusia 48 tahun itu sudah menyiapkan program latihan khusus.
Rencananya, akan dimaksimalkan di game internal dan laga uji coba.
Menurutnya, lewat pertanding an para pemain Unggul FC Malang bisa langsung mengaplikasikan skema yang dilatih.
”Mereka (pemain) juga bisa merasakan apa yang menjadi kekurangan tim,” katanya.
Dari sana, bisa untuk berbenah.
Selama PFL putaran pertama, jumlah kebobolan Unggul FC Malang cukup tinggi.
Mereka menempati urutan kelima di klasemen tim dengan jumlah kemasukan terbanyak.
Dari 11 laga kemasukan 32 gol.
Pertandingan melawan Bintang Timur Surabaya menjadi tertinggi mereka kemasukan.
Pada laga itu, kebobolan enam gol. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho