KABUPATEN – Anchor Unggul FC Malang Ahmad Khoeron memilih latihan sebelum salat asar selama bulan Ramadan.
Pemain bernomor punggung 14 itu tidak menempa diri pagi, malam, atau jelang buka puasa demi bisa kumpul keluarganya.
Family time berusaha dia maksimalkan selama libur panjang kompetisi.
Pemain berusia 28 tahun itu melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan.
Dia mengoptimalkan waktu bersama anak dan istrinya karena saat Pro Futsal League (PFL) berjalan, dirinya harus merantau ke Malang.
Aktivitasnya lebih banyak fokus untuk urusan futsal.
“Biasanya pulang saat jeda tengah musim atau akhir kompetisi,” paparnya.
Alhasil, proses perjumpaan Khoeron dengan anak dan istri lebih banyak lewat video call.
Meski begitu, dirinya tidak mempermasalahkan situasi itu karena merupakan risiko pekerjaan.
Selama bulan Ramadan, Khoeron berada di rumah ibunya yang berada di Kebumen, Jawa Tengah.
Di sana, dia menghabiskan waktu bersama keluarga dengan beragam aktivitas khas Ramadan.
“Saat sore biasanya buat ngabuburit sama keluarga sampai buka puasa,” katanya.
Kumpul bersama keluarga pada sore hari dirasa Khoeron sebagai waktu yang spesial.
Itu karena, dia bisa bercengkerama dengan keluarga besarnya.
Alhasil, tercipta momentum yang menyenangkan.
Saat menempa diri siang hari, pemain bernomor 14 itu biasa memilih waktu sebelum salat Asar.
“Biasanya start latihan jam 2,” ungkapnya.
Menu latihannya menguatkan endurance dengan jogging.
Aktivitas latihan tersebut cukup krusial untuknya.
Karena menunjang kebugaran.
Menjaga level fisiknya tidak turun jauh saat kompetisi off cukup lama.
Selama jogging, dia menempuh jarak sekitar 4 sampai 5 kilometer.
Selain program latihan itu, dia juga menempa diri di gym.
Jadwalnya seminggu dua kali.
Latihan di pusat kebugaran tujuannya untuk menguatkan otot.
Baginya sebagai pemain berposisi sebagai anchor perlu punya tenaga dan power yang bagus.
“Karena aspek itu menunjang pergerakan, stamina, dan kekuatan duel dengan pemain lawan,” ucapnya.
Khoeron berharap saat kembali latihan dengan tim nanti tidak dalam kondisi fisik yang turun jauh.
Alasannya, supaya bisa bersiap sebelum Nation Cup dengan maksimal.
Harapannya, bisa membantu tim raih hasil terbaik. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho