KEGAGALAN meraih medali di Porprov Jawa Timur 2023 lalu membuat Cabor Bola Voli Kota Malang melakukan evaluasi besar.
Mereka termotivasi untuk memperbaiki catatan negative tersebut.
Karena itu, sebelum Porprov Jatim IX 2025 di Malang Raya bergulir melakukan persiapan jangka panjang.
Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Malang Saiful Husen menjelaskan, pihaknya sudah membentuk tim sejak pertengahan 2024 lalu.
“Kami mulai perekrutan atlet sejak September tahun lalu,” papar dia.
Harapannya bisa mengasah kemampuan atlet potensial dengan maksimal.
Saiful menjabarkan, atlet yang masuk tim diseleksi dengan ketat.
Kemampuan, mental, dan fisik menjadi beberapa penilaiannya.
“Kami ambil dari enam klub bola voli yang ada di Kota Malang,” kata dia.
Seusai itu, menerapkan sistem degradasi di tim utama.
Hasilnya Tim Voli Kota Malang sukses menjaring 14 atlet putra dan 14 atlet putri.
Mereka terdaftar dalam pemusatan latihan Kota Malang.
Selama menjalani program itu, atlet berlatih dengan keras.
Mereka mengasah fisik, teknik, dan menggelar uji coba.
Targetnya, program itu membuat atlet voli Kota Malang siap secara mental dan teknik.
Saiful melihat, persoalan fisik menjadi pekerjaan rumah utama anak asuhnya.
“Khususnya masalah endurance dan power atlet belum maksimal,” tambahnya.
Menurutnya, kemampuan atlet dalam hal fisik berpengaruh besar saat pertandingan.
Khususnya saat laga berlangsung dengan durasi panjang. Lalu, menghabiskan lebih dari tiga set.
“Saat 3-4 set mungkin masih bisa, tetapi kalau sampai 5 set pasti terasa perbedaan fisiknya,” papar dia. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho