MALANG KOTA - Meski Arema FC sudah dipastikan tidak degradasi, Julian Guevara dkk diwajibkan tetap berikan performa terbaik.
Itu karena, tujuh laga sisa BRI Liga 1 bakal menjadi penentu nasib mereka.
Apakah akan bertahan di tim atau tidak pada kompetisi musim depan.
Manajemen Singo Edan berencana mulai menyusun kerangka tim jauh-jauh hari dengan dua tujuan.
Pertama, supaya bisa menyiapkan skuad musim depan lebih solid.
Kedua, sebagai langkah gerak cepat membangun tim.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi memprediksi kompetisi musim depan bakal semakin kompetitif.
Karena itu, klub harus sudah berpikir jauh ke depan untuk mulai menyusun rencana.
“Target kami setiap musim harus lebih baik dari kompetisi sebelumnya,” terangnya.
Menurutnya, tuntutan elemen tim untuk tampil maksimal di sisa laga bukan pertama dilakukan.
Setiap musim, tim selalu memberikan waktu untuk pemain unjuk gigi pada akhir kompetisi.
Itu bagian, dari kesempatan kedua untuk penggawa Arema FC yang performanya kurang bagus di laga-laga sebelumnya.
Sekaligus, momentum untuk pemain mempertegas ingin terus bersama Singo Edan.
Khususnya, mereka yang sejak awal menunjukkan performa positif.
“Pastinya kami tidak ingin pemain yang berjuang setengah-setengah untuk Arema FC,” paparnya.
Mantan manajer bisnis Arema FC itu sadar betul jika banyak pemain andalan tim diincar klub lain.
Karena musim ini Singo Edan menunjukkan grafik penampilan yang meningkat dari musim sebelumnya.
Seperti tidak lagi berkutat di zona merah.
Terlepas dari itu, tuntutan tersebut bagian upaya manajemen klub mendorong elemen tim raih hasil maksimal di tujuh laga sisa.
Targetnya, minimal meraih 12 poin.
Semua laga kandang harus diupayakan untuk bisa sapu bersih dengan kemenangan.
“Targetnya kami finish empat besar,” paparnya.
Singo Edan mengupayakan itu sebagai bagian mengembalikan marwah tim yang dalam dua musim lalu menutup kompetisi dengan catatan minor.
Pada musim 2023/2024 finish posisi 15, di Liga 1 2022/2023 berada di peringkat 12.
Terakhir kali Arema FC akhiri kompetisi di papan atas pada kompetisi 2021/2022.
Saat itu, mereka berada peringkat empat klasemen.
Inal memastikan dalam hal ini manajemen dan tim pelatih akan objektif.
Tidak ada pilih-pilih atau ada anak emas di tim.
“Kami ingin yang terbaik untuk tim,” katanya.
Diharuskan menunjukkan penampilan terbaik, Julian Guevara merasa bukan masalah.
“Itu sudah menjadi tugas kami di tim,” paparnya.
Karena itu, dia ingin menutup musim ini bersama Arema FC dengan happy ending.
Senada dengan Guevara, Charles Lokolingoy juga ingin mengakhiri kompetisi di papan atas.
“Seusai musim lalu yang kurang bagus, kami terobsesi mencatatkan hasil spesial,” katanya. (gp)
Editor : A. Nugroho