PERSIAPAN atlet Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Malang sebelum Porprov Jawa Timur IX 2025 belum maksimal.
Mereka perlu meningkatkan jam terbang dan pengalaman bertanding. Supaya lebih siap menghadapi Porprov Jatim nanti.
Pelatih Tenis Kota Malang Medy Audito menjelaskan, pihaknya berupaya mengirim atlet ke berbagai turnamen.
Usaha itu dilihat ideal untuk mengasah kemampuan atlet tenis Kota Malang sebelum Porprov Jatim.
Baca Juga: Pemkot Malang Siap Akomodasi 35 Ribu Atlet dan Ofisial
”Presentasi antara latihan dengan bertanding itu antara 60-40 persen atau 70-30 persen,” paparnya.
Menurutnya, petenis harus lebih banyak bertanding. Baik itu dalam level uji coba atau ikut bertanding.
Satu alasannya, pertandingan menghadirkan situasi yang positif untuk mengasah taktik, teknik, dan psikis atlet.
”Tekanan saat bertanding pasti beda. Karena ada faktor eksternal perlu dihadapi,” paparnya.
Baca Juga: Persiapan Atlet Nomor Freestyle di Cabor Sepatu Roda Kota Malang Kurang Maksimal
Mulai dari penonton, performa lawan, wasit, sampai cuaca juga memberi pengaruh. Karena itu semakin banyak berlaga, Medy yakin akan membantu perkembangan atlet.
Meski begitu, pelatih kerap disapa Ito mengatakan, tidak mudah mengirim atlet ikut turnamen tenis.
Penyebabnya, kejuaraan tenis tidak banyak untuk sekarang.
”Dalam dua bulan ke depan tidak banyak turnamen yang diselenggarakan,” kata dia. (wb3/gp)
Editor : Aditya Novrian