PERSIAPAN atlet biliar Kabupaten Malang jelang Porprov Jawa Timur 2025 masuk fase pertandingan.
Mereka bakal mengikuti Kejurprov Jawa Timur pada 30 April sampai 5 Mei mendatang.
Ajang itu akan dimaksimalkan untuk meningkatkan jam terbang atlet.
Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Malang, Hermantry, menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan atlet sejak jauh-jauh hari untuk ikut Kejurprov Jatim.
”Nanti ada 10 atlet kami yang akan tampil di Kejurprov,” papar pria yang kerap disapa Herman itu.
Menurut dia, anak asuhnya membutuhkan banyak pengalaman tampil di kompetisi.
Itu karena, situasi pertandingan berbeda dengan latih tanding.
Dia meyakini kejuaraan bisa mengasah mentalitas atlet biliar.
Alasannya, memaksa atlet mengeluarkan kemampuan dengan maksimal dan hadapi situasi yang berubah-ubah.
Alhasil, secara langsung bisa melatih kemampuan atlet dalam pengambilan keputusan.
Mencari jalan keluar menghadapi tekanan dan berpikir cepat saat ada peluang.
Dari turnamen tersebut, atlet dan tim pelatih POBSI Kabupaten Malang bisa mengukur kesiapan sebelum tampil di Porprov Jawa Timur.
Herman menjabarkan, secara teknik dan strategi para atletnya sudah cukup mumpuni saat ini.
Berangkat dari itu, dirinya optimistis anak asuhnya mampu bersaing di Porprov Jatim nanti.
Targetnya dan tim di ajang tersebut berprestasi.
”Saat Kejurprov Jatim sebelumnya, kami mendapatkan medali emas pada nomor double putri. Semoga bisa lebih baik saat ini,” ungkap dia.
Menurutnya, usaha meraih capaian positif itu harus diupayakan.
Tujuannya, supaya menjadi karakter anak asuhnya.
Dilihatnya, saat Porprov Jatim IX nanti tantangan akan lebih berat.
Karena itu, jiwa kompetitif atlet harus dibentuk mulai sekarang dengan berbagai cara. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho