MALANG - Lolosnya Arsenal ke semifinal Liga Champions membuat tim Liga Inggris punya peluang mengawinkan tiga gelar Eropa. Hal ini usai Manchester United dan Tottenham Hotspurs yang juga nangkring sebagai semi finalis Liga Europa. Serta Chelsea yang lolos sebagai perwakilan Premier League di Liga Konferensi Eropa.
Lolosnya perwakilan liga utama Inggris ini jelas menunjukkan level liga yang semakin meningkat. Apalagi, selama ini Liga Inggris memang menjadi barometer liga-liga profesional dari seluruh dunia.
Kegagalan Liverpool dan Aston Villa yang kalah saat menghadapi wakil Ligue 1 PSG jelas jadi penyesalan. Namun lolosnya sejumlah klub ini di berbagai kompetesi Eropa jelas jadi melipur lara. Apalagi keempatnya punya peluang juara di masing-masing kompetisi.
Chelsea misalnya. Di babak semifinal Liga Konferensi, The Blues dijadwalkan menghadapi lawan yang tak terlalu berat. Djurgarden, lawan Chelsea dalam dua leg semifinal 2 Mei dan 9 Mei mendatang, musim ini tampil melempen di Allsvenskan, liga utama Swedia. Sementara Chelsea, meski belum stabil, namun anak asuh Enzo Maresca ini masih bersaing di zona Eropa di Premier League.
Dari sisi individu, Chelsea juga sangat unggul. Pemain seperti Cucurella, Cole Palmer, dan Nkunku musim ini mengalami peningkatan performa yang progresif.
Jika lolos, Chelsea akan menghadapi Real Betis dan Fiorentina yang bakal beradu di sisi lainnya. Kedua tim, baik Betis maupun Fiorentina di paro kedua musim ini menunjukkan permainan yang semakin rigid dan tangguh.
Sementara Manchester United dan Tottenham Hotspurs di Liga Europa bisa mewujudkan All England Finals bila bisa mengatasi Athletic Bilbao dan Bodo/Glimt. Mentalitas MU akan jadi penentu. Sementara Spurs yang makin solid bisa punya peluang yang lebih besar untuk lolos.
Arsenal yang masih jadi tanya tanya. Meski terbukti bisa mendominasi Real Madrid dalam dua leg, namun lawan Meriam London di babak ini adalah PSG. Skuad asuhan Luis Enrique ini sudah menyingkirkan Liverpool dan Aston Villa di babak sebelumnya. Dua tim memiliki sayap yang kuat dan cepat. Kedatangan Kvaratskhelia yang menampilkan dimensi baru bagi PSG jelas jadi pembeda. Namun Arsenal juga punya Saka dan Martinelli yang tak kalah pintar memanfaatkan peluang.
Editor : A. Nugroho