Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PERSITA VS AREMA FC: Kecepatan Transisi Melawan Variasi Taktik

Fathoni Prakarsa Nanda • Minggu, 20 April 2025 | 19:29 WIB
HARUS MENANG: Pablo Oliveira diandalkan dalam laga nanti sore untuk menjadi motor serangan tim.
HARUS MENANG: Pablo Oliveira diandalkan dalam laga nanti sore untuk menjadi motor serangan tim.

TANGERANG - Kemenangan sangat dibutuhkan Arema FC saat melakoni laga tandang melawan Persita Tangerang di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, nanti sore (20/4).

Sebab, kemenangan itu bisa membawa Singo Edan menyodok ke peringkat 5 klasemen sementara BRI Liga 1.

Tapi, mereka perlu mewaspadai variasi taktik yang mulai sering digunakan klub berjuluk Laskar Cisadane.

Pada laga sebelumnya, Persita Tangerang juga mampu menumbangkan Barito Putera dengan dengan dua skema.

Dimulai dengan formasi awal 3-4-3, kemudian berubah menjadi 4-2-3-1.

Pada laga itu, Ryuji Utomo dan kawan-kawan menang dengan skor 2-1.

Meski minim penguasaan bola, Persita berhasil meredam serangan lawan.

Artinya, lini pertahanan tim yang identik dengan kostum berwarna ungu itu semakin kokoh.

Setidaknya itu bisa dilihat dari tujuh pertandingan terakhir mereka.

Persita tidak pernah kebobolan lebih dari dua gol.

Statistik juga menunjukkan lini depan Persita cukup tajam lantaran selalu mencetak gol meski hanya memiliki sedikit peluang.

Kondisi itu perlu diantisipasi lini pertahanan Arema FC yang masih mudah dijebol lawan.

Apalagi pada laga nanti sore, Singo Edan harus tampil tanpa bek tengah andalannya, Thales Lira, akibat sanksi kartu merah.

Saat dikonfirmasi, Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes mengaku sudah mempelajari variasi taktik Persita.

Dia mengakui, skema tersebut dapat menyulitkan Singo Edan untuk mencetak gol.

”Karena itu, kami sudah mengantisipasi variasi empat atau tiga bek mereka,” kata dia.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah memaksimalkan transisi.

Menurut Ze Gomes, transisi yang cepat dapat memperbesar peluang Dalberto dan kawan-kawan mencetak gol cepat.

Tentu dengan memanfaatkan struktur bertahan yang belum terbentuk sempurna.

Dia juga melihat variasi taktik tiga atau empat bek akan memiliki masalah yang sama apabila di-counter dengan transisi cepat.

Celah itulah yang akan ditembus para pemain lincah seperti Salim Tuharea, Bayu Setiawan, hingga Achmad Maulana untuk menusuk cepat ke area pertahanan lawan.

Sementara itu, Achmad Maulana Syarif mengaku saat ini tim sedang dalam tren positif.

Apalagi, latihan transisi yang disiapkan sejak jauh-jauh hari mempercepat pemahaman karakteristik serangan tim berjuluk Pendekar Cisadane itu.

”Kita sudah melihat video dari pertandingan Persita dan arahan pelatih untuk mengetahui permainan mereka,” kata dia.

Sebab, dilihatnya tim tuan rumah cukup berbahaya saat melakukan serangan balik.

Di bagian lain, Pelatih Kepala Persita Tangerang Fabio Lefundes mengatakan bahwa anak asuhnya telah bekerja keras untuk mempersiapkan pertandingan melawan Arema FC.

Dia juga melihat timnya sedang dalam kondisi terbaik setelah memenangi laga melawan Barito Putera.

”Laga kemarin menjadi perbaikan kepercayaan diri kita agar termotivasi ke depannya,” kata dia.

Fabio dan tim pelatih juga sudah meracik strategi khusus agar bisa menang melawan tim tamu.

Karena itu, dia yakin Yardan Yafi dan kawan-kawan mampu meraih hasil terbaik di laga kandang sore nanti.

”Untuk laga ini kita optimistis meraih tiga poin,” tandasnya. (wb3/fat)

Editor : A. Nugroho
#Pablo Oliveira #BRI Liga 1 #2025 #Arema #Persita vs Arema FC