RADAR MALANG - BMX Kota Batu berusaha memaksimalkan waktu persiapan sebelum Porprov Jawa Timur IX 2025.
Mereka melakukan penjaringan atlet selama satu tahun.
Lalu, menggelar persiapan intens dan mengikuti sejumlah kejuaraan berbagai level.
Manajer BMX Kota Batu David Setiawan mengatakan, sejak Maret 2024 lalu pihaknya telah berupaya menyeleksi atlet-atlet terbaik.
”Dari puluhan atlet yang ikut seleksi, kami memilih enam atlet putra dan lima atlet putri untuk Porprov Jatim,” katanya kepada Jawa Pos Radar Malang.
Atlet proyeksi Porprov disaring berdasar aspek teknis, fisik, performa saat kejuaraan, dan mental berlaga.
David mengatakan, selama mengembangkan kemampuan atlet tidak sekadar berlatih di Batu.
Baca Juga: Selangkah Lagi Lintasan Lari Porprov 2025 di Stadion Gajayana Kota Malang Tuntas
Mereka juga melangsungkan program menempa diri di Velodrome Kota Malang.
Latihan di venue itu berfokus ke endurance atlet.
”Di sana (Velodrome Kota Malang) kami juga mengasah kemampuan atlet di lintasan yang besar,” jelas dia.
Menurutnya, pengalaman atlet tampil di lintasan seperti itu harus terus diasah.
Khususnya, dalam aspek melompat, berbelok hingga bermanuver menyalip harus dikuasai dengan baik Tidak hanya latihan, atlet BMX Kota Batu juga diterjunkan mengikuti sejumlah kejuaraan.
Tujuannya, untuk meningkatkan jam terbang dan mengasah mental bertanding.
Sejauh ini, mereka mengikuti enam turnamen di berbagai level.
Di antaranya, Kejurnas, Kejurprov, hingga turnamen open di sejumlah daerah.
”Dari sana kami bisa melihat perkembangan atlet,” kata dia.
Baca Juga: IODI Kota Malang Turunkan Atlet Muda saat Porprov untuk Regenerasi
Dari kejuaraan tersebut, pihaknya juga berhasil mendulang prestasi.
Mereka meraih dua emas, satu perak dan satu perunggu saat Kejurnas 2024.
Yang terbaru, atlet BMX Kota Apel berprestasi dalam turnamen Open di Jogjakarta, pada 20 April lalu.
Dari sebelas atlet mereka yang ambil bagian tujuh yang naik podium. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho