Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

AREMA FC vs PERSEBAYA: Blunder Buyarkan Kemenangan di Depan Mata

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 29 April 2025 | 16:00 WIB
BERTABUR PELUANG: Striker Arema FC Charles Lokolingoy berusaha melewati kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi pada laga Derby Jatim di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
BERTABUR PELUANG: Striker Arema FC Charles Lokolingoy berusaha melewati kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi pada laga Derby Jatim di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

BALI – Arema FC gagal meraih tiga angka pada laga Derby Jatim melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, kemarin sore (28/4).

Kemenangan sebenarnya sudah di depan Mata saat Thales Lira membobol gawang Ernando Ari pada menit 70.

Namun, tujuh menit berselang, gawang Lucas Frigeri harus terkoyak dari titik penalti. Laga sengit memang tersaji sepanjang pertandingan. 

Kedua tim menerapkan permainan terbuka dan penuh dengan jual beli serangan.

Frigeri dan Ernando juga silih berganti menyelamatkan gawang mereka.

Meski tercipta banyak peluang, skor kacamata menutup pertarungan babak pertama.

Untuk menambah daya gedor lini depan pada babak kedua, Singo Edan menurunkan tiga pemain sekaligus.

Yakni Salim Tuharea, Samuel Balinsa, hingga Dalberto Luan Belo.

Tak mau kalah, Green Force juga memasukkan gelandang Malik Risaldi.

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Arema FC membuahkan hasil pada menit ke-70.

Sepak pojok Arkhan Fikri yang melambung gagal dijangkau Ernando.

Tandukan tak sempurna Charles Lokolingoy mengarahkan bola ke belakang.

Momen itu tak disiasiakan Thales Lira yang menerima bola sundulan tersebut.

Tendangan Thales ke sudut kanan gawang Ernando mengantarkan Arema FC unggul 1-0.

Persebaya berusaha mengejar ketertinggalan dengan serangan bertubi-tubi.

Pada saat yang sama, Arema FC juga mampu melakukan serangan balik.

Tujuh menit berselang, serangan Persebaya membuat gelandang bertahan Julian Guevara melakukan blunder.

Bola dari kakinya justru mengarah ke Silva yang sudah berlari ke kotak penalti Arema FC.

Upaya penyelamatan kedua coba dilakukan Julian.

Tapi dia malah menjatuhkan Flavio dan berbuah tendangan penalti.

Bruno Moreira yang menjadi eksekutor Persebaya FC sukses mengirimkan bola ke sisi kiri gawang Frigeri Arema FC pada menit ke-78.

Muka Persebaya akhirnya terselamatkan.

Selepas laga, Pelatih Arema FC Ze Gomes mengatakan bahwa para penggawa Arema FC sudah bermain sesuai instruksinya.

Dari sisi pertahanan juga dianggap sudah bagus.

 ”Kalau dari banyaknya peluang, seharusnya bisa menang,” ujarnya.

Kekecewaan justru diungkapkan Pelatih Kepala Persebaya Paul Munster.

Menurutnya, strategi open play yang dimainkan Green Force tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

”Seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan tersebut sepertihalnya laga sebelumnya,” katanya.

Dia menyebut kesempatan besar pada laga itu sempat dibuat Malik Risaldi.

Tapi, penampilan apik Frigeri mampu menggagalkan peluang tersebut.

”Seharusnya itu bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Hasil imbang kemarin membuat kedua tim tertahan di posisi masing-masing.

Arema FC masih bertengger di posisi 10 klasemen dengan koleksi 43 poin.

Sedangkan Persebaya gagal menyalip Dewa United dan tetap berada di urutan ketiga dengan koleksi 53 poin. (wb3/fat)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #derby jatim #bali #Persebaya Surabaya #Laga Derby Jatim #Persebaya