MALANG - Luar biasa! Atmosfer Stadion Parc des Princes benar-benar menghukum Arsenal. PSG tampil dominan dan mampu menuntaskan perlawanan Meriam London dengan meyakinkan. Skor 2-1 jelas jadi bukti bagaimana kehebatan klub ibukota Prancis musim ini.
Bermain tanpa Ousmane Dembele sebagai stater, PSG justru tampil menggebrak. Umpan terobosan dipadukan dengan kecepatan trio Doue, Barcola, dan Kvaratskhelia benar-benar jadi ancaman bagi Arsenal.
Namun bukan ketiganya yang membuka keran gol PSG. Aktornya justru Fabian Luiz. Menit 26, gelandang Spanyol ini melakukan tendagan voli kaki kiri yang membuat David Raya tak mampu berbuat banyak. Bang! 1-0.
Unggul agregat hingga dua gol usai kemenangan di leg pertama, membuat PSG kendor. Arsenal sempat menguasai permainan dan melancarkan serangan. Namun hingga babak pertama usai, tak ada gol tercipta.
Masuk babak kedua, PSG kembali lebih banyak menunggu. Namun serangan Arsenal semua mentah. Sapuan dan tekel bersih lini pertahanan PSG justru memberi rasa aman.
Bahkan di menit ke-66, PSG harusnya bisa mencetak gol. Namun penalti mereka dapat digagalkan Raya.
Baru di menit 72, Achraf Hakimi berhasil menggandakan skor, 2-0.
Arsenal memang mampu membalas empat menit berselang lewat gol Bukayo Saka. Namun itu tak cukup. Semua lini PSG tampil solid dan sukses mempertahankan keunggulan tersebut hingga akhir babak kedua.
PSG lolos ke final dengan berkelas. Mereka sudah ditunggu Inter Milan yang sebelumnya melibas Barcelona dengan agregat 7-6.