KEPANJEN – Arema FC akan menjalani laga kandang di Stadion Kanjuruhan melawan Persik Kediri, Minggu mendatang (11/5).
Laga itu sangat spesial karena untuk kali pertama tim Singo Edan kembali ke home base setelah tragedi ”maut” 1 Oktober 2022 lalu.
Untuk memastikan laga berjalan aman, Polres Malang berjanji mengerahkan 2.000 personel gabungan.
Baca Juga: Beri Kesempatan Semua Pemain Arema FC Tampil di Charity Game
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar menjelaskan, polisi sudah melakukan rapat koordinasi lintas sektor pada Selasa lalu (6/5).
Rapat itu dihadiri Panpel, Polda Jatim, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan tim medis.
”Total yang kami siapkan untuk mengawal pertandingan itu 2.000 lebih personel gabungan polisi, TNI, dan Satpol PP,” ujarnya kemarin (7/5).
Tim akan disiagakan dalam empat ring pengamanan.
Lapisan terluar atau ring empat berada di area luar stadion.
Baca Juga: Persis Solo vs Arema FC Tiga Penggawa Kembali Masuk Starting Eleven
Kemudian ring 3 merupakan area parkir, ring 2 di gerbang masuk stadion atau tempat pengecekan tiket, dan ring 1 area dalam atau tempat pertandingan berlangsung.
Bambang menambahkan, polisi akan bertugas di area luar stadion saja.
”Kami akan bertugas di ring 2 yang merupakan gate ticketing serta ring 3 dan 4 yang meng-cover area luar stadion. Termasuk kantong parkir dan akses masuk,” sebut dia.
Di area terluar tersebut, polisi akan bergabung dengan Dishub, TNI, dan Satpol PP.
Sedangkan area inti atau ring 1 sepenuhnya akan dijaga match steward.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Malang Kompol Aryanto Agus Subekti menambahkan, personel polisi yang dikerahkan mencapai 1.500 orang.
Mereka berasal dari Polres Malang dan Polda Jatim.
Baca Juga: Arema FC Menantikan Atmosfer Stadion Kanjuruhan
Pengaman menekankan sifat humanis dan persuasif, tapi tetap mewaspadai potensi gangguan keamanan.
Sebut saja penonton tidak bertiket, mabuk-mabukan, dan kejahatan seperti pencurian.
“Kalau ditemukan seperti copet, kami amankan dan diproses sesuai kesalahannya. Sedangkan yang mabuk kami minta untuk pulang,” imbuh dia.
Rekayasa lalu lintas juga diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan.
Jalan di sekitar stadion seperti Jalan Panji, Trunojoyo, dan Raden Prayitno akan diprioritaskan untuk suporter.
Baca Juga: Resmi! Arema FC dan Pemkab Malang Sepakat, Kanjuruhan Kembali Jadi Markas Singo Edan!
”Truk-truk tebu yang akan mengarah ke Kebonagung atau Pabrik Gula lain kami lewatkan jalur KendalpayakBululawang,” imbuhnya.
Pada laga ”pulang kampung” itu, Arema FC hanya menyediakan 10 ribu tiket yang dijual secara online melalui aplikasi Arema Utas.
Tiket itu hanya bisa dibeli oleh member aplikasi dan sudah terverifikasi.
Penonton yang datang juga wajib terverifikasi sebagai member dan membawa e-tiket serta KTP saat memasuki stadion. (biy/fat)
Editor : A. Nugroho