ANDRES Teran dkk kembali menempa diri di Unggul Sports Center (USC) hari ini.
Mereka melakukan persiapan untuk menghadapi Pro Futsal League (PFL) pekan ke-10 pada 1718 Mei mendatang.
Setelah PFL series Aceh, pemain Unggul FC Malang mendapat jatah libur lebih panjang dari biasanya.
Apabila sebelumnya waktu libur tim hanya satu sampai dua hari, saat ini empat hari.
Performa positif dalam laga awal PFL putaran kedua jadi penyebab jatah bersantai Anton Cahyo cs bertambah.
”Para pemain mendapat bonus libur setelah hasil positif di Aceh,” jelas Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida.
Menurutnya, kerja keras elemen tim patut untuk diapresiasi.
Itu karena, laga PFL series Aceh tidak mudah.
Andres Dwi Persada dkk melawan tim-tim kuat dan melakukan perjalanan jauh dari Malang.
Terlepas dari itu, Joao melihat, anak asuhnya membutuhkan refreshing sejenak.
Setelah menjalani persiapan yang intens pada bulan April sampai awal Mei, lalu menghadapi turnamen Nation Cup, dan menjalani laga di Aceh.
Dirinya, tidak ingin para pemainnya over training, karena bisa menyebabkan problem kaki.
Dalam latihan perdana hari ini, pemain Unggul FC tidak akan langsung memulai dengan aktivitas berat.
Mereka akan dipantau bagaimana kondisi terakhirnya setelah libur empat hari.
”Setelah itu kami akan memikirkan program latihan lainnya,” katanya.
Bagi nakhoda asal Portugal itu penting melakukan usaha tersebut.
Tujuannya, supaya mendapat data awal terkait kebugaran dan fisik pemain setelah series Aceh.
Harapannya, saat ada mengalami problem fisik atau cedera langsung mendapatkan penanganan.
Disinggung terkait tim mempunyai jeda panjang sebelum PFL pekan ke10, Joao merasa itu menjadi sebuah keuntungan.
Selama delapan hari, penggawa Unggul FC bisa melakukan banyak pekerjaan.
”Pemain bisa meningkat dalam waktu itu,” kata dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho