UNTUK menghemat biaya operasional, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) golf meneken Memorandum of Understanding (MoU) atau kerja sama dengan pengelola lapangan golf.
Itu dilakukan agar latihan menjadi lebih murah.
Sebab, kerja sama bakal menghadirkan diskon penyewaan lapangan.
Seperti yang dilakukan UKM Golf Universitas Brawijaya (UB).
UKM yang berdiri sejak tahun 2023 itu sudah memiliki 180 anggota aktif.
Tiap latihan, per kelompok hanya perlu mengeluarkan biaya mulai dari Rp 25 ribu saja.
”Sistemnya sewa per jumlah bola,” ujar Mochammad Aryasatya Nugraha, Ketua Divisi Keprofesian Pengembangan Potensi UKM Golf UB.
Sebagai contoh, bola dengan jumlah 50 di driving range dihargai sekitar Rp 24 ribu saja.
Itu bebas digunakan seberapa lama dan dengan jumlah orang yang tidak terbatas.
Arya mengatakan, sekali latihan, mereka bisa menggunakan ratusan bola.
Biayanya tetap terjangkau karena sudah ada kerja sama.
Bila tidak ada itu, biaya sewa driving range bisa dua kali lipatnya.
Selain itu, UKM Golf UB juga memiliki sejumlah inventaris stik golf dari anggota.
Jadi, dana pendaftaran anggota di awal hanya dipakai menyewa lapangan.
”Sesekali kami turun lapangan, tapi untuk anggota yang sudah mahir saja,” lanjut mahasiswa semester 4 itu.
Di UKM Golf UB terdapat 15 pemain inti.
Mereka kerap mengikuti kejuaraan hingga menyabet beberapa medali.
Seperti di Payakumbuah Golf Tournament 2025 dengan predikat Best Gross Team 4.
Tiap mahasiswa yang ingin bergabung ke UKM Golf UB hanya perlu membayar Rp 250 ribu.
Sudah mendapat benefit latihan tiap akhir pekan.
Di luar jadwal latihan UKM, anggota tetap bisa menyewa dengan harga diskon, asalkan menunjukkan kartu anggota.
Kalau ingin memiliki jersey UKM Golf dan kartu anggota, biayanya bertambah menjadi Rp 450 ribu. (aff/by)
Editor : Aditya Novrian