MALANG – Seberapa butuh Manchester United atas Matheus Cunha? Jika melihat komposisi pemain MU saat ini, gelandang asal Brasil ini sebenarnya bisa menempati sejumlah posisi. Namun apakah pemain Wolverhampton benar-benar krusial dan menjadi pembelian yang bijak mengingat harganya yang mencapai 62 juta pounsterling atau sekitar 1,4 triliun rupiah.
Menilik statistik Matheus Cunha di Liga Inggris musim ini, catatannya memang cukup mentereng. Pemain 25 tahun ini mencatatkan 15 gol dan 6 assist dalam 31 pertandingan yang dia lakoni sejauh ini. Sebagai pemain yang ditempatkan di belakang striker, catatan itu pasti akan membuat sorotan mengarah padanya.
Namun jika melihat gaya permainan Cunha, MU tampaknya harus menyesuaikan sejumlah posisi. Gaya bermain pemain bernama lengkap Matheus Santos Camerio da Cunha ini cenderung bermain menusuk daripada menjaga kelebaran seperti gelandang bertipe winger pada umumnya.
Dia bukan pemain seperti Garnacho, Amad Diallo, atau Antony. Dia cenderung mirip Jadon Sancho atau Bruno Fernandes. Gayanya elegan dan skillfull. Punya umpan dan visi brilian. Khas attacking midfielder asal Negeri Samba.
Jika jadi direkrut Man United, Cunha tampaknya bakal menempati satu di antara dua gelandang di belakang striker. Dengan posisi ini, artinya Ruben Amorim harus menghapus peran winger dalam skuadnya. MU tidak akan bermain melebar dengan winger. Hal ini akan menjadikan MU membutuhkan full back yang benar-benar tangguh di sisi kanan dan kiri.
Cocok? Masih 50:50. Jika melihat cara bermain Cunha, profilnya jelas sangat menjanjikan untuk menambah kreativitas serangan MU. Namun apakah dia bisa mencetak gol atau berkontribusi maksimal melawan tim-tim besar. Dalam pertandingan melawan Liverpool awal tahun ini (16/2), Cunha memang mencetak gol. Namun dalam pertandingan yang dimenangkan The Reds 2-1 itu, Cunha benar-benar terisolir. Bek-bek tangguh seperti Ibrahima Konate hingga Trent Alexander-Arnold sangat sulit dilewati. Menghadapi pressing ketat pemain Liverpool, Cunha benar-benar kewalahan mengangkat Wolves.
Mengingat hal itu, MU, dalam hal ini Ruben Amorim harus menghadirkan strategi permainan yang bisa mendukung Cunha. Bruno Fernandes jelas bakal jadi penyokong utama. Striker yang klinis juga sangat dibutuhkan. Demikian pula full back yang bisa tampil konsisten sepanjang 90 menit yang akan menunjang gaya Cunha yang sangat kreatif.
Makanya, nama-nama striker seperti Liam Delap, Victoc Osimhen, juga sejumlah nama full back dari sesama klub Premier League santer terdengar. Siapapun itu, The Red Devils sangat membutuhkan pemain tambahan dalam bursa transfer kali ini.
Editor : A. Nugroho