Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PSBS Biak vs Arema FC, Kunci Posisi 10 Besar dari Hasil Imbang di Liga 1

Bayu Mulya Putra • Senin, 19 Mei 2025 | 16:56 WIB
AKHIRI PACEKLIK GOL: Charles Lokolingoy lepas dari kawalan penggawa PSBS Biak di laga kemarin sore. Dia kembali mencetak gol setelah buntu dalam 66 hari.
AKHIRI PACEKLIK GOL: Charles Lokolingoy lepas dari kawalan penggawa PSBS Biak di laga kemarin sore. Dia kembali mencetak gol setelah buntu dalam 66 hari.

JAYAPURA – Meski hanya mendapat hasil imbang di laga kemarin sore, Arema FC mendapat dua kabar baik.

Yang pertama, mereka dipastikan mengunci posisi 10 besar hingga akhir Liga 1 musim ini.

Tambahan satu poin membuat Singo Edan naik satu strip ke posisi sembilan.

Mereka punya poin yang sama dengan Bali United di posisi 10.

Namun Dedik Setiawan dkk unggul produktivitas gol. Dengan raihan 47 poin, Arema FC dan Bali United tak akan terkejar tim di bawahnya.

Yang terdekat yakni Persita di posisi 11 dengan raihan 43 poin.

Itu terjadi karena Liga 1 musim ini hanya menyisakan satu laga bagi masing-masing tim.

Kabar baik berikutnya dari hasil imbang kemarin yakni kembalinya produktivitas penyerang Singo Edan.

Charles Lokolingoy dan Salim Tuharea berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Sebelumnya, mereka sudah mengalami paceklik gol selama 66 hari.

Yang patut diapresiasi, gol yang mereka kemarin berhasil memanfaatkan sedikitnya peluang.

Sepanjang pertandingan, Singo Edan hanya menembak empat kali.

Dengan dua diantaranya mengarah ke gawang dan berbuah gol.

Gol pertama itu tercipta pada menit ke-26.

Dalberto Luan Belo yang menginisiasi serangan balik dengan memberikan umpan terobosan di sisi kanan untuk Lokolingoy.

Penyerang berkebangsaan Australia itu sukses menyarangkan bola ke kanan gawang kiper PSBS Biak, John Pigai.

Arema memimpin laga 1-0.

Sebelum turun minum, PSBS Biak berhasil mencetak dua gol.

Yang pertama melalui tendangan first time Abel Arganaraz pada menit ke-38.

Selanjutnya dari tandukan Alexsandro dari tendangan pojok pada menit ke-45+5.

Tak ingin kembali merasakan kekalahan, Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes memasukkan Rifad Marasabessy, Salim Tuharea, dan Bayu Setiawan pada babak kedua.

Pergantian itu membuahkan hasil pada menit ke-83.

Sepak pojok dari Arkhan Fikri mengarah tepat ke kepala Salim Tuharea.

Winger asal Tulehu itu mengarahkan bola ke kiri gawang PSBS Biak.

Skor pun menjadi imbang 2-2.

Selepas laga, Ze Gomes memberikan kredit setinggitingginya kepada para penggawanya.

Dia menyebut, Lokolingoy maupun Salim yang mencetak gol sukses mengonversi sedikitnya peluang di laga kemarin.

”(Efektivitas) itu terbukti dari babak pertama kami langsung mencetak gol,” papar dia.

Pelatih berkebangsaan Portugal itu memberikan instruksi khusus di babak kedua agar bermain lebih menekan.

Gomes mengakui bahwa PSBS Biak bermain dengan totalitas.

Itu yang menyebabkan timnya kebobolan dua gol sebelum turun minum.

Ditambah, mereka mendapatkan dukungan dari pemain kedua belas yakni Ultras Biak.

Kesulitan itu juga diakui oleh bek tengah Arema FC, Anwar Rifai.

Dia menyampaikan bahwa Singo Edan sempat kesulitan untuk menyamakan kedudukan.

”Tetapi untungnya kami setidaknya bisa membawa satu poin,” kata dia.

Di tempat terpisah, Pelatih Kepala PSBS Biak Marcos Guillermo mengaku kecewa dengan hasil laga kemarin.

Dia menyebut anak asuhnya sebenarnya punya peluang besar meraih tiga poin.

”Kami sebenarnya bermain dengan baik dan berada di hadapan pendukung sendiri,” kata dia.

Namun, karena kurangnya konsentrasi dari para penggawanya, Arema FC akhirnya bisa memberi hukuman.

Pelatih berkebangsaan Argentina itu berharap timnya segera berbenah untuk laga terakhir pekan depan.

Dengan hasil imbang itu, PSBS Biak masih berada di peringkat kedelapan.

Mereka mengumpulkan 48 poin, unggul satu poin dari Singo Edan. (zan/by)

Editor : A. Nugroho
#psbs biak #10 besar #Arema FC #Gol #akhiri paceklik kemenangan #liga 1