MALANG – Menjuarai La Liga dan Copa del Rey dalam musim di mana mereka bisa membenamkan Real Madrid dalam sejumlah kesempatan tak lantas membuat Barcelona terlena.
Sektor depan justru menjadi prioritas di bursa transfer kali ini. Peran trio Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha sejauh ini memang tampil impresif. Namun musim depan, Hansi Flick seperti tak mau kehilangan intensitas.
Mereka bakal merekrut salah satu talenta terbaik yang kini bermain di Premier League. Posisinya adalah winger dan menjanjikan permainan yang eksplosif.
Siapa dia? Ya, Liverpool tampaknya harus mencari rencana cadangan. Karena yang dibidik klub Catalan ini adalah Luis Diaz. Winger yang juga kerap dimainkan sebagai false nine ini memang sangat memukau. Performanya membuat Barca kepincut.
Mencetak 13 gol dan 5 assist di kasta teratas Inggris, Diaz kerap menghadirkan ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Profil yang cocok bagi gaya permainan Flick yang cepat dan trengginas.
Selama ini Flick kerap menempatkan Raphinha di sisi kiri. Sayap asal Brasil ini memang cukup nyaman. Golnya juga kerap berasal dari sana. Namun melihat permainannya dari hari ke hari, Raphinha tampaknya bakal lebih maksimal bila dimainkan di belakang striker. Dia bisa tiba-tiba masuk kotak penalti dan menghadirkan peluang bahkan gol bagi Pedri dkk.
Makanya, daripada menggeser Pedri agak ke depan dan meminta Raphinha berada di flank, Barca sepertinya membutuhkan tambahkan tenaga di sektor sayap kiri.
Kebetulan Luis Diaz merupakan pemain yang akrab beroperasi dari sisi itu. Dengan bapuknya performa Darwin Nunez di Liverpool, Diaz bahkan kerap didorong ke depan dan mengisi posisi striker. Dalam sejumlah kesempatan dia juga menggantikan peran Salah sebagai pengatur visi serangan The Reds.
Tak heran, banderol 80 juta Euro tampaknya bakal diupayakan Barcelona untuk menebus pemain Timnas Kolombia tersebut. Liverpool sendiri tampaknya tak keberatan melepas aset berharganya itu. Mereka saat ini sedang membangun tim baru dan memfokuskan pada lini pertahanan yang mulai menua dan baru saja ditinggalkan Trent Alexander-Arnold alias TAA.
Editor : A. Nugroho