Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Memori Arema Juara Liga Indonesia, Duet Ridhuan dan Noh Alam Shah hingga Aksi Roman Chmelo yang Legendaris

A. Nugroho • Rabu, 21 Mei 2025 | 13:39 WIB
DUO SINGAPURA: Muhammad Ridhuan dan Noh Alam Shah saat memperkuat Arema 2009/2010.
DUO SINGAPURA: Muhammad Ridhuan dan Noh Alam Shah saat memperkuat Arema 2009/2010.

MALANG - Mengingat kembali memori juara Arema di kasta tertinggi sepak bola Indonesia adalah hal paling menyenangkan. Apalagi bagi Aremania sejati yang sudah menikmati sepak bola sejak 2000-an. Klub kebanggaan arek Malang ini pernah menjadi juara di musim 2009/2010 saat liga tertinggi ini disebut Indonesia Super League (ISL).

Lalu siapa saja yang masih ingat pemain yang membawa Arema menjuarai liga dan menancapkan taringnya di persepakbolaan Indonesia? Ya, Jawa Pos Radar Malang mencoba merangkum sejumlah pemain yang berjasa mengantarkan Arema menuju kejayaan di bawah asuhan coach Robert Rene Alberts pada masa itu.

 

  1. Kiper

Posisi ini sebenarnya sempat ditempati andalan Timnas Indonesia, Markus Haris Maulana atau dikenal dengan Markus Horison. Namun kiper kelahiran Langkat, Sumatera Utara ini memutuskan hengkang di putaran kedua. Posisinya akhirnya diisi Kurnia Meiga yang jauh lebih bersinar musim tersebut. Dia bermain di 31 pertandingan baik di ISL maupun di Piala Indonesia.

 

  1. Bek

Pierre Njanka jelas menjadi nama yang sangat populer pada musim 2009/2010. Bek bertinggi 181 sentimeter ini tak hanya lugas dan tangguh, tetapi juga menjadi komando lini pertahanan Arema dari laga ke laga. Pemain Timnas Kamerun yang dua kali masuk Piala Dunia, yakni tahun 1998 dan 2002 ini jadi pilar tak tergantikan bagi Arema. Dia menjadi panutan bagi bek-bek muda Arema seperti Irfan Raditya, Purwaka Yudhi, Benny Wahyudi, hingga Zulkifli Syukur.

 

  1. Gelandang

Di posisi ini, Arema bisa dibilang punya skuad yang berjubel bintang. Ada nama Muhammad Ridhuan yang bersinar bersama Timnas Singapura. Juga Ahmad Bustomi, Muhammad Fakhrudin, serta Ronny Firmansyah yang sedang gacor-gacornya. Yang paling mencolok tentu gelandang Slovakia Roman Chmelo yang menjadi top skor tim bersama Noh Alam Shah dengan 14 gol. Datangnya playmaker asal Uruguay Esteban Guillen di putaran kedua juga menambah betapa mengerikannya skuad ini.

 

 

  1. Penyerang

Di sektor ini, Arema mengandalkan Noh Alam Shah. Bersama Ridhuan, anggota skuad Timnas Singapura ini benar-benar tampil dominan. Dia bermain 30 pertandingan di ISL dengan torehan 14 gol. Tendangan, body ball hingga kengototannya di lapangan jelas mencerminkan karakter Arema kala itu. Sebagai deputi, ada nama Rachmat Afandi dan Dendi Santoso yang mendapatkan cukup banyak menit bermain.

 

Inilah rangkuman pemain Arema 2009/2010 dari Jawa Pos Radar Malang. Adakah yang mau ditambahkan?

Editor : A. Nugroho
#indonesia #isl #Liga #Arema #Juara #noh alam shah