Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Unggul FC Malang Kebobolan Tujuh Gol selama Interval Kedua

A. Nugroho • Kamis, 22 Mei 2025 | 22:20 WIB
BELUM MAKSIMAL: Anchor Unggul FC Malang Anton Cahyo berusaha menghadang pemain Kuda Laut Nusantara dalam laga PFL pekan ke-10 pada 17 Mei lalu.
BELUM MAKSIMAL: Anchor Unggul FC Malang Anton Cahyo berusaha menghadang pemain Kuda Laut Nusantara dalam laga PFL pekan ke-10 pada 17 Mei lalu.

 

DI BALIK rekor unbeaten Unggul FC Malang di tiga laga Pro Futsal League (PFL) terselip problem pertahanan. Klub berlogo singa bermahkota itu kesulitan untuk mencatatkan clean sheets. Mereka sering kemasukan pada interval kedua pertandingan.

Laga melawan Kuda Laut Nusantara Sabtu lalu (17/5) misalnya. Gawang Angga  Ariansyah kemasukan tiga kali saat interval kedua laga. Sementara saat melawan Cosmo JNE pada 3 Mei lalu, kebobolan empat gol saat babak kedua.

Untungnya, dalam kondisi kurang menguntungkan itu mereka selalu mampu menang. Mengalahkan Kuda Laut 4-3 dan Cosmo JNE 5-4. Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida tidak terkejut dengan statistik tersebut.

Menurutnya, bukan perkara mudah mencatatkan nirbobol di laga futsal Indonesia yang selalu ketat. ”Berdasar statistik futsal, 70 persen gol terjadi saat babak kedua,” kata nakhoda asal Portugal itu.

Selain itu, dia sadar tim masih perlu untuk meningkat. Menurutnya, ada berbagai faktor mengapa timnya kebobolan saat babak kedua. Di antaranya pertahanan lawan yang lebih rapat, kematangan bermain, faktor kelelahan, sampai konsekuensi gaya permainan terbuka tim.

”Kebanyakan gol yang bersarang ke gawang kami, terjadi akibat kesalahan sendiri,” paparnya. Mulai akibat salah passing, tidak membuang bola dengan tepat, sampai penjagaan yang kurang ketat.

Joao berharap, ke depan pekerjaan rumah tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk semua elemen tim. Dia sadar, tidak bisa meremehkan situasi sering kebobolan pada interval kedua. Karena bisa menjadi boomerang untuk Singo Edan.

”Kematangan bermain dapat mendorong pemain untuk lebih aware terhadap situasi di lapangan,” papar dia. Tapi, memiliki catatan pertahanan rapuh, Joao tidak menyalahkan anak asuhnya. Baginya yang terpenting tim menang.

Editor : A. Nugroho
#pfl #unggul fc malang #futsal #Singo Edan