MALANG - Chelsea memang terlalu digdaya bagi Real Betis. Di laga final Liga Konferensi Eropa, klub asal London ini benar-benar tak melewatkan kesempatan mendapatkan trofi musim ini. Chelsea tampil penuh determinasi dan mampu menang dengan skor telak 1-4.
Bermain di Stadion Wroclaw, Betis yang tampil full team sebenarnya tampil agresif. Mereka bahkan mampu unggul lebih dulu usai Abde Ezzalzouli sukses mencetak gol awal laga saat babak pertama baru masuk menit ke-9.
Eksekusi klinis eks Barcelona ini di kotak penalti meluncur deras ke gawang Filip Jorgensen.Chelsea berupaya membalas. Namun Cole Palmer dkk tak gegabah.
Mereka bermain cukup sabar. Baru di menit 65 keran gol mereka mulai mengucur. Diawali gol Enzo Fernandes, disusul 5 menit berselang oleh Nicolas Jackson.
Chelsea makin di atas angin usai Jadon Sancho, gelandang pinjaman dari Manchester United mencatatkan namanya di papan skor di menit 83. Come back gemilang itu pun ditutup oleh gol Caicedo saat injury time.
Capaian ini merupakan salah satu trofi yang menjadi penghibur di musim yang mendebarkan bagi The Blues. Mereka harus bersaing ketat di papan atas klasemen Liga Inggris untuk memburu jatah Liga Champions musim depan.
Sedangkan di Konferensi Eropa, meski mengandalkan pemain muda sebelum laga final ini, langkah mereka melaju cukup jauh hingga ke final.
Di partai puncak melawan Real Betis, Enzo Maresca tak mau berspekulasi dengan memainkan para youngsters mereka lagi. Sejumlah pemain terbaik dimainkan.
Sementara itu, ada pemandangan menarik seusai laga. Dua pemain pinjaman dari MU yang memperkuat Betis dan Chelsea, yakni Antony dan Sancho terlihat berpelukan.
Meski gagal mengangkat piala, Antony bermain cukup baik di Betis. Dia seolah menemukan performa terbaiknya saat bermain dengan Betis di La Liga.
Editor : A. Nugroho