MALANG - Meski kerap diragukan gara-gara selalu kalah bersaing dengan tim Eropa lainnya, Paris Saint Germain alias PSG berhasil membuktikan kekuatannya musim ini.
Skuad asuhan Luis Enrique berhasil mencetak sejarah dengan menjadi juara Liga Champions Eropa mengalahkan Inter Milan dini hari tadi (1/6).
Bertanding di Munich Allianz Arena, PSG tampil mendominasi dan menang 5-0. Inter Milan dibuat tak berkutik dan hanya melesakkan dua tembakan ke arah gawang.
Dominasi yang seolah menancapkan hegemoni baru PSG di Eropa. Ketika mereka tak lagi diperkuat mega bintang seperti Lionel Messi, Neymar, atau Mbappe, PSG benar-benar fokus mengejar juara. Rasa lapar yang tahun-tahun sebelumnya tak terlalu terlihat.
Tampil dengan gaya menyerang dan pressing tinggi, PSG membuat Inter Milan yang dihuni banyak pemain senior kelimpungan. Di babak pertama, Achraf Hakimi dan pemain muda Desire Doue mencetak gol, masing-masing di menit 12 dan 20.
Masuk babak kedua, Doue kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-63. Pemain berusia 19 tahun yang disebut-sebut sebagai Permata Prancis ini tampil penuh energi dan determinasi.
Dia berhasil menceploskan bola ke gawang Inter usai memaksimalkan umpan gelandang Portugal, Vitinha.
Unggul 3-0 tak membuat PSG mengendurkan serangan. 10 menit berselang giliran bintang baru mereka Kvaratskhelia yang mencetak gol usai mendapat umpan Ousmane Dembele.
Meski tak mencetak gol, Dembele bermain sangat baik dan memberikan dua assist brilian.
Sebagai penutup pesta di final Liga Champions kali ini, kerja sama dua pemain muda, Mayulu dan Barcola berhasil mengantarkan PSG menang telak lima gol tanpa balas.
Para pemain PSG termasuk Luis Enrique langsung bersorak di lapangan usai wasit meniup peluit panjang. Mereka bersenang-senang dan terharu atas buah kerja keras mereka sepanjang musim.
Raihan treble bisa diraih usai mereka mengamankan gelar Liga Champions. Sebelumnya dua gelar lokal di Ligue 1 dan Coupe de France sudah mereka raih. Selamat PSG!
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang