Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wali Kota Malang Targetkan Empat Emas untuk Cabor Rafting atau Arung Jeram

Mahmudan • Minggu, 1 Juni 2025 | 16:56 WIB
TINJAU KESIAPAN ATLET: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (tengah) menjajal menelusuri jalur rafting menggunakan perahu karet di sungai Amprong, Kedungkandang kemarin (31/5).
TINJAU KESIAPAN ATLET: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (tengah) menjajal menelusuri jalur rafting menggunakan perahu karet di sungai Amprong, Kedungkandang kemarin (31/5).

MALANG KOTA – Sebulan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau kesiapan atlet Kota Malang. Salah satunya kesiapan atlet cabang olahraga (cabor) rafting atau arung jeram.

Kemarin (31/5), Wahyu menyambangi atlet rafting saat berlatih di sungai Amprong, Kedungkandang Dalam kunjungannya tersebut, Wahyu meminta para atlet meningkatkan prestasinya. Wahyu juga menargetkan peningkatan jumlah medali.

Pada porprov sebelumnya, cabor arung jeram berhasil membawa pulang tiga medali, yakni satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

”Kali ini kami menargetkan empat medali emas,” ujar Wahyu yang didampingi beberapa kepala perangkat daerah (PD) di Pemkot Malang itu.

Wahyu berkomitmen akan memfasilitasi para atlet berlatih, sehingga mampu meningkatkan kualitasnya.

“Kami akan memfasilitasi secara gratis di tempat gym k antor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Malang lantai tiga,” kata alumnus Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang itu.

Selain itu, Wahyu juga menjanjikan susu dan vitamin gratis untuk para atlet. Termasuk penambahan perahu karet karena inventaris milik dispora sudah ada yang tidak layak. Wahyu berjanji sesegera mungkin akan mengganti perahu karet yang mulai bergoyang saat digunakan latihan para atlet.

Di pihak lain, Pelatih Atlet Arung Jeram Kota Malang Habibi Iqbal mengatakan, pihaknya optimistis bisa meraih empat medali emas di ajang Porprov IX Jatim. Namun pihaknya membutuhkan tambahan dukungan latihan arung jeram  di venue sesungguhnya, yakni sungai Kasembon. Sebab, kompetisi arung jeram porprov IX bakal digelar di Kasembon, Kabupaten Malang.

“Tadi (kemarin, 31/5) sudah dijanjikan Pak Wali latihan di sana (Kasembon) dua minggu sebelum Porprov,” kata Habibi.

Dia mengungkap alasan perlunya latihan arung jeram di Kasembon. Terkait kondisi tempat latihan, dia menilai, sungai Amprong masih kalah jauh dibandingkan sungai Kasembon. Mulai dari segi arus hingga bebatuan yang menantang, dia mengatakan, sungai Amprong di Kedungkandang sangat berbeda dengan di Kasembon.

Untuk menyiasati perbedaan tempat latihandengan venueperlombaan,  para atlet focus melatih empat skill. Pertama skill stream yaitu memanfaatkan arus sungai untuk bergerak maju seperti saat berselancar. Lalu skill slalom yang berfokus pada kemampuan melewati rintangan gawang di sungai.

Skill ketiga adalah head to head yaitu perlombaan arung jeram ketikadua tim berhadapan langsung untuk saling adu banteng.

“Terakhir kami intens asah teknik flip flop yaitu membalik perahu ke posisi semula,” pungkas Habibi. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#Porprov Jatim #ITN Malang #Wali Kota Malang #rafting #arung jeram