Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

We Believe, Capt! Jay Idzes Percaya Timnas Mampu Kalahkan China, Ini Bocoran Syaratnya

A. Nugroho • Senin, 2 Juni 2025 | 01:33 WIB

OPTIMISTIS: Kapten Timnas Jay Idzes percaya bakal bisa mengalahkan China dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, 5 Juni nanti.
OPTIMISTIS: Kapten Timnas Jay Idzes percaya bakal bisa mengalahkan China dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, 5 Juni nanti.

MALANG - Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes mengaku percaya diri menghadapi lanjutan laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China, 5 Juni nanti.

Jay merasa persiapan kali ini cukup panjang dan mampu menyatukan tim lebih baik lagi. "Kekuatan kami adalah kekompakan," ujar pemain yang merumput di Serie A bersama Venezia ini.


Menurut pemain kelahiran Mierlo, Belanda ini, waktu yang dimiliki tim selama TC di Bali memang sangat berharga. Tim lebih menyatu. Mereka bisa membahas hal-hal yang lebih mendetail.

Baik saat menyerang maupun dalam menggalang pertahanan. "Saya rasa kami memiliki koneksi yang bagus dalam tim dan itu bakal membantu dalam pertandingan selanjutnya (melawan China, Red)," ujarnya.
Optimisme Jay Idzes memang bukan tanpa alasan. Sudah melakoni TC sejak sepekan lalu dengan skuad yang relatif lengkap, Timnas Garuda bakal punya strategi khusus saat menjamu China di Gelora Bung Karno.

Bermain melawan tim yang sudah mendeklarasikan diri bakal tampil defensif, Timnas Indonesia tampaknya akan menempatkan banyak pemain kreatif di lini serang.

Tak banyak bocoran yang didapat dalam TC kali ini mengingat latihan yang digelar tertutup oleh Patrick Kluivert Cs.
Tapi melihat pemain yang tersedia dan prediksi strategi China, skuad Garuda akan kembali menerapkan formasi 3-4-3. Hanya saja dengan absennya Marcelino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen, coach Patrick Kluivert sepertinya bakal melakukan penyesuaian dengan komposisi tiga penyerang di depan.
Ole Romeny yang mampu memainkan peran sebagai penyuplai akan ditandemkan dengan satu penyerang tengah, entah itu Ramadhan Sananta atau mendorong Stefano Lilipaly lebih ke depan.
Dengan duet penyerang tengah ini, artinya Egy Maulana Vikri bisa dipasang menjadi penyerang lubang di antara dua striker. Produktivitas dan skill Egy terlihat kala dia ditempatkan sebagai gelandang serang alih-alih sayap dalam berbagai kesempatan membela skuad Merah Putih sebelumnya.


Jika skema ini berjalan, asa Timnas Indonesia mencetak gol cepat bisa terealisasi. Dengan unggul lebih dulu, Rizky Ridho dkk bisa mengontrol permainan lebih baik. Sedangkan China, mau tidak mau akan bermain lebih terbuka.


Di lini tengah, Patrick Kluivert tampaknya masih akan mempercayakan setiap posisi kepada kuartet andalannya. Di kiri ada Calvin Verdonk, sementara di tengah bakal diisi Joey Pelupessy dan Thom Haye. Sedangkan di kanan ada Kevin Diks yang baru saja mengantarkan klubnya, FC Copenhagen juara Piala Denmark, Minggu (29/5) lalu.


Di belakang, trio Justin Hubner, Jay Idzes, dan Rizky Ridho bakal mengawal pertahanan tim.
Sementara di posisi kiper, dengan absennya Marteen Paes yang terkena akumulasi kartu, Emil Audero sudah dipersiapkan menjadi penjaga gawang utama.


Dengan kecenderungan China bermain defensif, bukan tidak mungkin, Patrick meminta anak asuhnya, terutama dua full back-nya untuk lebih membantu serangan.

Konsekuensinya, baik Joey Pelupessy maupun Haye tak boleh kehilangan posisi. Mereka harus pintar-pintar menjaga zona untuk melapisi bek-bek timnas dari serangan cepat China.


Sektor tengah yang kerap terlambat dalam transisi memang menjadi evaluasi saat Timnas Indonesia kalah melawan China pada pertandingan pertama lalu.


Sementara itu, di bangku cadangan, pemain seperti Yakob Sayuri, Dean James, Ricky Kambuaya hingga Rafael Struick siap memberi kejutan. El Klemer kini bahkan tampil lebih gahar dan punya postur yang makin jadi.

Editor : A. Nugroho
#Timnas #indonesia #kualifikasi #Piala dunia #jay idzes #China