JAKARTA - Momen luar biasa Timnas Indonesia. Sejarah tercipta. Menang. Clean sheet. Nyaris tanpa cela. Tiga poin diraih melawan China di tempat bersejarah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tadi malam (5/6).
Skor 1-0 cukup untuk mengantarkan Indonesia lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hal ini usai Arab Saudi pada pertandingan lainnya menang atas tim tuan rumah Bahrain, 2-0
Menempati peringkat keempat klasemen Grup C, Indonesia tak mungkin tergeser oleh Bahrain atau China yang akan saling berhadapan, 10 Juni mendatang.
Kemenangan yang diraih dengan susah payah. China benar-benar menampilkan strategi serangan balik cepatnya. Namun skuad Garuda tak goyah. Permainan yang kompak didukung strategi tepat dari coach Patrick Kluivert berhasil meredam agresivitas pemain Negeri Ginseng yang tak kenal lelah sepanjang 2x45 menit.
Skuad asuhan Branko Ivankovic dibuat tak berkutik.
Sejumlah pemain tampil brilian. Sebut saja Emil Audero. Deputi Maarten Paes ini tampil solid dan meyakinkan. Beberapa refleks dan tangkapan lengketnya membuat lini belakang cukup tenang.
Begitu pula Calvin Verdonk yang berjibaku di sisi kiri pertahanan Indonesia. Pemain NEC Nijmegen ini naik turun membantu distribusi bola. Berkali-kali dia juga berhasil menghentikan pelari-pelari China yang bergantian mengekspos ruang kosong.
Kredit juga layak disematkan.kepada Ricky Kambuaya. Gelandang serba bisa asal Papua ini sukses menjalankan peran sebagai penyerang sayap, penyeimbang lini tengah, hingga berbagi peran dengan Joey Pelupessy sebagai breaker.
Dialah aktor di balik penalti Ole Romeny. Penetrasinya yang membahayakan membuat bek China harus mengganjalnya di terlarang pada akhir babak pertama.
Kambuaya tampil spartan dan memberi efek kejut bagi China yang tak menyangka Timnas Indonesia bakal memainkan gelandang bertipe seperti itu.
Dari bangku cadangan, meski belum banyak menit bermain, Beckham Putra yang baru menorehkan caps bersama tim senior juga tampil ekselen. Beberapa kali gelandang Persib itu berhasil melakukan pergerakan yang cukup berbahaya bagi pertahanan China. Menggantikan peran Thom Haye, pemain berusia 23 tahun ini memamerkan skill dan kecepatannya. Dia seolah berhasil menyihir jutaan pasang mata yang menyaksikannya.
Dengan kemenangan ini, Indonesia bisa menatap pertandingan melawan Jepang (10/6) dengan tenang.
Hasil apapun akan dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi tim.