KEPANJEN - Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) Kabupaten Malang menurunkan target perolehan medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.
Itu dilakukan lantaran jumlah atlet yang dikirim tak sesuai rencana awal. Semula, Pelatih IBCA MMA Kabupaten Malang Ahmad Nur Faqih akan mengirim sebanyak 20 atlet. Namun, akhirnya yang resmi berangkat hanya 15 atlet saja.
Itu lantaran beberapa atlet dalam kondisi cedera dan sakit. Itulah yang membuat target perolehan medali emas yang ditetapkan turun. Dari yang semula lima medali emas, turun menjadi tiga medali emas saja.
Meskipun begitu, Faqih yakin atletnya bisa menyabet tiga medali emas. Apalagi para atlet telah memantapkan latihannya sejak satu tahun yang lalu. Bahkan, mereka juga mengikuti camp selama tiga bulan sebelum pertandingan hari ini.
Total ada 26 kelas yang akan diikuti. Baik di tingkat junior maupun senior laki-laki dan perempuan. Dia mengaku sudah membekali sejumlah startegi untuk melawan 300 lebih kontingen yang akan bertanding dalam Porprov IX Jatim 2025.
“Ada 34 kota dan kabupaten di Jawa Timur yang terdaftar sebagai peserta,” jelas Faqih. Dari 34 kota dan kabupaten itu, dia telah memetakan lawan terberat bagi atlet IBCA MMA Kabupaten Malang. Seperti dari Surabaya, Mojokerto, dan Ngawi.
Terkait kondisi atlet yang sakit, saat ini sudah dalam penanganan. Ia memastikan semua atlet yang dikirim dan akan bertanding dalam kondisi sehat dan prima. Dilansir dari laman resmi Porprov Jatim IX 2025, IBCA MMA mulai digelar sejak kemarin (22/6) hingga 24 Juni nanti. (yad/dre)
Editor : A. Nugroho