MALANG KOTA – Prestasi membanggakan kontingen atlet wushu Kota Malang di ajang Porprov Jawa Timur 2025 sebagai juara umum di cabor Wushu tidak lepas dari persiapan yang matang.
Ketua Umum Pengurus Kota Wushu Indonesia Malang Sutjipto Goenawan mengatakan persiapan sudah dilakukan sejak Juni 2024 lalu. “Untuk ajang ini, kita benar-benar serius dalam menempa kesiapan para atlet,” kata dia.
Untuk Taulo, para atlet ditempa di Akademi Wushu Jatim yang ada di Kenjeran, Surabaya. Kemudian untuk Sanda, mulai 3-13 Juni 2025 lalu, para atlet sudah dilatih secara khusus di Puslatda Jawa Tengah yang dikenal sebagai pusatnya penggemblengan kelas Sanda.
Pelatih yang sangat disegani tingkat nasional, Bapak Mungin, dilibatkan dalam penggemblengan para atlet Sanda. “Tentunya banyak manfaat yang diperoleh para atlet, utamanya dalam kesempurnaan gerakan dan menjaga stamina kala bertanding,” jelas Sutjipto yang juga menjadi Waketum Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya.
Jauh sebelumnya, ada juga pelatih nasional Wushu yang sudah secara khusus melatih dan memantau perkembangan kemajuan latihan para atlet. Beliau adalah Bapak Muklis, yang pada April 2024 lalu sengaja didatangkan ke Malang untuk memantau kemajuan latihan para atlet wushu Kota Malang.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, capaian membanggakan ditorehkan kontingen wushu Kota Malang pada Porprov Jawa Timur 2025. Dalam nomor Taolu (seni) dan Sanda yang digelar mulai 22-26 Juni, kontingen wushu menyumbang 7 emas, 8 perak, dan 6 perunggu.
Untuk meraih capaian yang membanggakan, ada 32 atlet yang memperkuat kontingen wushu. Terdiri dari 19 atlet untuk nomor Taolu dan 13 atlet untuk nomor Sanda. Mereka didampingi oleh tujuh pelatih.(mas)
Editor : A. Nugroho