KOTA MALANG - Bursa transfer musim panas ini Arsenal sedang gencar memburu pemain andalan mereka, tak terkecuali pemain penyerang mereka. Arsenal tengah krisis striker, tumpulnya lini depan Arsenal membuat mentok di runner up selama 3 musim berturut-turut di English Premier League. Mikel Arteta tengah menargetkan ujung tombak arsenal untuk musim selanjurnya, seperti Benjamin Sesko dan Viktor Gyökeres.
Pemain asal RB Leipzig tersebut mencatatkan sebanyak 87 penampilan, 39 gol, dan 8 assist, tengah menjadi idaman Mikel Arteta sebagai ujung tombak Meriam London. Pemain berumur 22 tahun tersebut dirasa cocok bermain untuk Arsenal.
Sang juru taktik, Mikel Arteta, merasa bahwa gaya bermain Benjamin Sesko cocok untuk gaya permainan Arsenal yang cenderung mengandalkan penguasaan bola. Benjamin Sesko memiliki gaya bermain atletis dan dinamis, dengan kemampuan unggul dalam duel udara, kecepatan, dan pergerakan ruang bola. Gaya bermain tersebut cocok dengan sang kapten Arsenal yaitu Martin Odegaard yang terkenal dengan umpan yang memanjakan para striker di teamnya.
Pemain yang bertinggi 195 cm hanya dibanderol sebesar 80 juta euro atau setara Rp 1,5 triliun, akan tetapi Arsenal masih bimbang untuk mengontraknya, karena harga tersebut masih tinggi untuk pemain sekelas Benjamin Sesko, hingga sekarang Arsenal masih menawar hanya di harga 70 juta euro atau setara Rp 1,3 triliun. Negosiasi tersebut tengah berlangsung hingga sekarang.
Selain Benjamin Sesko, Arsenal juga tengah menargetkan pemain asal Sporting CP yaitu Viktor Gyökeres. Pemain asal Swedia ini memiliki catatan 102 penampilan, 97 gol, dan 28 assist, dengan statistik tersebut Viktor Gyökeres berhasil mendapatkan penghargaan pemain terbaik Swedia 2024 dan tengah diminati banyak tim-tim besar asal Liga Inggris seperti Manchester United dan Arsenal.
Pemain berumur 27 ini juga tengah didiskusikan oleh pihak Arsenal dan Sporting CP. Pihak Sporting CP membandrol dengan harga 100 juta euro atau setara Rp 1,86 triliun. Meriam London merasa harga tersebut terlalu tinggi untuk pemain asal Liga Portugal tersebut dan tengah mengajukan tawaran awal 55 juta euro dan 60 juta euro.
Viktor Gyökeres menyetujui secara personal untuk berlabuh ke tim London Utara tersebut, akan tetapi tawaran tersebut ditolak oleh pihak klub Portugal tersebut, karena dinilai terlalu rendah untuk pemain yang menyandang top skor Liga Portugal.
Tim Meriam London tersebut tentunya juga mencari opsi striker yang lain seperti Alexander Isak, Eberechi Eze dan lainnya. Kekurangan pemain depan inilah yang membuat Arsenal seperti tim pincang di 3 musim berturut, cedera panjang yang dialami Gabriel Jesus membuat Arsenal mengandalkan pemain seadanya tanpa memiliki striker murni musim ini.
Apakah sang manajer dapat menemukan puzzle yang hilang, Sesko atau Gyökeres? (run)
Editor : A. Nugroho