Dari Titel Juara Umum IATC 2023 Hingga Meraih Kemenangan Beruntun di 2025, Inilah Kisah Pembalap Muda Berbakat Asal Gunung Kidul
A. Nugroho• Sabtu, 5 Juli 2025 | 01:04 WIB
Veda Ega Pratama(tengah) menduduki Podium tertinggi di Mugello yang disusul oleh David Gonzales(kiri) di podium kedua dan Giulio Pugliese(kanan) di podium ketiga
RADAR MALANG - Veda Ega Pratama adalah namanya. Ia lahir pada tanggal 28 November 2008, Gunung Kidul, Indonesia. Dia adalah pembalap skala internasional asal Indonesia yang penuh bakat karena perkembangannya yang terus menjulang tinggi.
Merupakan Anak dari Pembalap Nasional
Veda Ega Pratama adalah putra dari mantan pembalap nasional Sudarmono. Ayahnya sudah lama berkecimpung di dunia balap internasional seperti kategori bebek, sport 150, sport 250 hingga supersport 600cc.
Ayahnya telah memperkenalkan Veda pada dunia balap motor sejak masih balita.
Masa Kecil Veda Ega
Veda Ega Pratama, anak yang berasal dari Gunung Kidul ini memang dari kecil sudah diberikan wawasan luas tentang balap motor. Ayahnya yang merupakan mantan pembalap nasional terus mendukung anaknya hingga menjadi pembalap muda yang berbakat.
Pada akhirnya Veda Ega Pratama diikutkan oleh ayahnya ke dalam kompetisi Kejuaraan balap Nasional Indonesia saat usianya masih anak-anak
Ketika menginjak usia yang masih 10 tahun, ia sudah berhasil menjuarai kejuaraan nasional. Sempat diundang di program acara terkenal pada tahun 2019, Veda menjelaskan bagaimana dia berhasil menjuarai Kejuaraan Balap Nasional.
Berhasil Menjuarai Kejuaraan Asia Talent Cup
Perkembangan Veda sangat pesat, hingga membawanya ke kejuaraan Internasional Asia yakni Idemitsu Asia Talent Cup atau IATC. Dengan tekad dan perjuangan Veda Ega Pratama, dia berhasil meraih dan mengunci titel Juara Umum IATC pada tahun 2023 saat usianya belum genap 15 Tahun.
Ini membawa namanya semakin dikenal di kalangan pecinta balap motor internasional terutama Masyarakat Indonesia. Tentu ini membuat munculnya rasa bangga pada masyarakat Indonesia terhadap Veda yang telah mampu membawa dan mewakili Indonesia ke dalam kompetisi balap Internasional dan berhasil mendapatkan titel kejuaraan.
Meraih kemenangan beruntun di Italia
Setelah berhasil mendapatkan titel kejuaraan IATC pada tahun 2023, Veda Ega Pratama melanjutkan langkahnya untuk terus berkembang di kejuaraan yang lebih besar yakni Red Bull Rookies Cup pada tahun 2024. Hasil dari perkembangan Veda terlihat setelah satu tahun berjuang di Red Bull Rookies Cup. Pada tahun 2025 di Sirkuit Mugello, Veda berhasil memenangkan balapan 2x berturut-turut.
Pada Race 1 Mugello yang digelar tanggal 21 Juni 2025, Veda berhasil merebut podium 1 di depan pembalap muda Spanyol David Gonzalez dan mencatatkan selisih waktu kedua pembalap tersebut adalah 0,071 detik.
Pada Race 2 Mugello yang digelar keesokan harinya yakni 22 Juni, Veda kembali berhasil memperoleh Podium 1 di depan pembalap muda asal Negeri Jiran yakni Malaysia, Hakim Danish. Kedua pembalap tersebut mencatatkan selisih waktu yang lebih tipis yakni 0,011 detik. Kedua selisih waktu tersebut adalah hasil dari perebutan kemenangan di belakang garis finish Sirkuit Mugello yang tentunya sangat mendebarkan bagi siapa yang menontonnya.
Dengan berkembangnya prestasi Veda, membuat nama Negara Indonesia di mata dunia semakin harum dan sudah sepatutnya kita sebagai warga Indonesia harus mendukung usaha positif yang dilakukan oleh Veda untuk meraih kemenangan kedepannya.