Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wasit Disorot! Laga Liga Indonesia All Star vs Arema FC Penuh Kontroversi

A. Nugroho • Rabu, 9 Juli 2025 | 17:02 WIB
DRAMATIS: Pertandingan Arema FC VS Liga Indonesia All Star terjadi drama kontroversial wasit
DRAMATIS: Pertandingan Arema FC VS Liga Indonesia All Star terjadi drama kontroversial wasit

RADAR MALANG - Sama seperti laga besar lainnya, pertandingan antara Liga Indonesia All Star melawan Arema FC pada Selasa (8/7/2025) juga tak lepas dari sorotan. Bukan hanya soal aksi para pemain bintang, keputusan wasit di laga ini justru jadi bahan perbincangan hangat, terutama di media sosial.

 

Bertempat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, laga kedua Piala Presiden 2025 ini berlangsung sengit. Sempat unggul 2-0 lewat gol Salim Tuharea di menit ke-20 dan Dedik Setiawan pada menit ke-67, Arema FC tampak mendominasi jalannya pertandingan. Namun segalanya berubah ketika wasit memberikan dua hadiah penalti kepada Liga Indonesia All Star di babak kedua.

 

Dua penalti inilah yang menjadi pusat perhatian. Wasit menunjuk titik putih pertama kali pada menit ke-74, setelah melihat tayangan VAR. Witan Sulaiman yang maju sebagai algojo sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Sepuluh menit kemudian, tepatnya di menit ke-85, wasit kembali memberikan penalti setelah terjadi pelanggaran pemain Arema FC di kotak terlarang. Kali ini, Septian David Maulana yang mengeksekusi dengan tenang dan menyamakan skor menjadi 2-2.

 

Dua keputusan penalti dalam waktu singkat ini membuat pendukung Arema FC mempertanyakan objektivitas wasit. Banyak yang merasa keputusan tersebut terlalu mudah, bahkan menyebut laga ini terasa berat sebelah. Pasalnya, sebelum penalti, asisten wasit sudah mengangkat offside duluan, tetapi wasit memutuskan terjadinya penalti ke-2 untuk Liga Indonesia All Star.

 

Padahal, sejak awal pertandingan, Arema FC tampil sangat menekan. Bahkan Dalberto nyaris mencetak gol cepat di 15 menit pertama. Strategi pelatih Marcos Santos sempat membuahkan hasil dengan unggul satu gol di babak pertama. Namun, keputusan wasit di babak kedua benar-benar mengubah jalannya pertandingan.

 

Sementara itu, Liga Indonesia All Star juga patut diapresiasi atas semangat juangnya. Masuknya pemain-pemain seperti Riko Simanjuntak, Witan Sulaiman, dan Septian David Maulana sukses memberi energi baru bagi skuad asuhan Rachmad Darmawan.

Terlepas dari kontroversi, pertandingan ini tetap menyuguhkan hiburan kelas atas. Empat gol tercipta, drama penalti terjadi, dan intensitas permainan tinggi membuat laga ini layak disebut sebagai salah satu yang terbaik di Piala Presiden 2025.

 

Namun, publik masih bertanya-tanya, apakah dua penalti itu benar-benar pantas? Wasit mungkin sudah bersandar pada VAR, tapi sorotan tetap mengarah padanya. Untuk sementara, skor akhir 2-2 tetap jadi catatan, tapi kontroversinya akan terus dibicarakan. (bal)

Editor : A. Nugroho
#Arema vs Liga Indonesia All Star #Piala Presiden 2025 #Kontroversi #wasit #Arema #Liga Indonesia All Star