MALANG - Atlet Biliar Kota Malang tampil konsisten di Porprov IX Jawa Timur 2025. Mereka berhasil jadi penyumbang medali terbanyak untuk Kontingen Kota Malang. Capaian mereka di kejuaraan multi cabor dua tahun itu meraih total 16 medali.
Pelatih Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Malang Indra Prasetyo mengungkapkan puas dengan pencapaian tersebut. Itu karena, berhasil mengulangi prestasi di Porprov VIII Jatim. Pada waktu itu meraih sembilan emas.
”Apalagi di Porprov IX Jatim ini meraih juara umum empat kali berturut-turut,” ujarnya. Performa itu tidak datang dengan sendirinya. Indra menjabarkan, anak asuhnya perlu berlatih keras dan intens selama setahun sebelumnya.
Program latihan atlet dirancang dengan ketat. Mulai latihan lima sampai enam jam sehari. Selama program, para atlet tidak diperbolehkan untuk menyentuh headphone.
Meski begitu, Indra memastikan POBSI Kota Malang tidak akan puas. Itu karena, belum mencapai target emas secara maksimal. Di mana mendapatkan 11 medali emas di Porprov IX Jatim.
Berangkat dari hal itu, Indra bakal menyiapkan atletnya lebih matang lagi ke depan. Pembinaan akan dilakukannya sedini mungkin agar mereka bisa meraih 11 medali emas seperti yang ditargetkan. ”Harapannya tetap berada di puncak cabor dalam perolehan medali emas di Porprov Jatim berikutnya,” tandasnya.
Indra yakin kesempatan mencapai misi itu sangat terbuka lebar untuk POBSI Kota Malang. Itu karena, mempunyai atlet-atlet yang potensial untuk Porprov Jatim selanjutnya.
Berdasar informasi yang digali wartawan koran ini ada tiga cabor yang banyak memperoleh medali emas. Pertama biliar dengan sembilan emas, dance sport dan hapkido meraih delapan emas. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho