MALANG KOTA - Laga pertama Arema FC di BRI Super League 2025/2026 akan terasa spesial. Itu karena, pertandingan berlangsung bertepatan dengan hari jadi Singo Edan pada 11 Agustus. Pada waktu itu, mereka akan melawan PSBS Biak di Stadion Kanjuruhan.
Berdasar jadwal resmi yang dikeluarkan operator kompetisi ILeague dulu PT Liga Indonesia Baru, selama Agustus Arema FC akan bermain empat kali. Tiga tim promosi akan menjadi lawan Singo Edan. Di antaranya, PSIM Jogjakarta, Bhayangkara FC atau Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan Persijap Jepara.
Selama putaran pertama BRI Super League, Dendi Santoso cs akan lebih sering bermain di kandang. Mereka akan berlaga di Stadion Kanjuruhan sebanyak sembilan kali. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan saat tampil di BRI Liga 1 2024/2025.
Saat itu, mereka menjalani laga kandang sebanyak tujuh kali selama putaran pertama. Terakhir kali Arema FC merasakan situasi itu terjadi pada kompetisi 2023/2024 lalu. Tapi, saat itu sembilan laga home mereka berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Sedangkan untuk laga bertajuk derby Jawa Timur, Arema FC akan melawan Persebaya Surabaya dulu. Setelah itu menghadapi Madura United dan Persik Kediri saat putaran pertama. Laga lawan Green Force -julukan Persebaya- akan berlangsung di Stadion Bandung Lautan Api pada 21 November.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi enggan berkomentar terkait venue laga lawan Persebaya. Fokusnya dan tim adalah pertandingan terdekat pada bulan Agustus. Harapannya, Singo Edan meraih hasil maksimal pada hari spesial dan saat laga pertama di kandang.
”Target di laga kandang masih sama. Harus meraih tiga poin (siapapun lawannya),” katanya. Menurutnya, kemenangan tidak hanya diinginkan manajemen klub. Lebih jauh, Aremania yang hadir di Stadion Kanjuruhan juga punya harapan yang serupa.
Pada kompetisi musim lalu, Arema FC membuka perjalanan di kompetisi dengan hasil kurang menyenangkan. Mereka meraih satu poin dari dua laga kandang. Bermain imbang melawan Dewa United dan kalah saat menghadapi Borneo FC.
Sedangkan terkait banyaknya laga home pada putaran pertama, Arema FC tidak merasa diuntungkan. Itu karena, kompetisi semakin kompetitif. Tapi, dukungan pemain ke-12 diyakini Inal jadi energi tambahan.
”Jadwal kami rasa sudah ideal. Tinggal menunjukkan performa yang baik,” katanya. Sebelumnya, manajemen klub sempat mengajukan adanya perubahan saat jadwal masih berupa draft. Itu karena, ada dua laga away yang jadwalnya berdekatan atau jedanya kurang ideal.
Sementara itu, Pelatih Kepala Marcos Santos siap menghadapi tantangan di BRI Super League. Dia tidak ada masalah dengan jadwal. ”Kami akan menghadapi setiap laga dengan berusaha bermain maksimal,” paparnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho