Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Membedah Drama Penjualan Chelsea dalam Buku ‘Sanctioned: The Inside Story of the Sale of Chelsea FC’

A. Nugroho • Kamis, 17 Juli 2025 | 18:34 WIB
Buku ‘Sanctioned: The Inside Story of the Sale of Chelsea FC’ membongkar intrik dan tekanan politik di balik penjualan klub dari Roman Abramovich ke pemilik baru. Ditulis jurnalis senior.
Buku ‘Sanctioned: The Inside Story of the Sale of Chelsea FC’ membongkar intrik dan tekanan politik di balik penjualan klub dari Roman Abramovich ke pemilik baru. Ditulis jurnalis senior.

 

RADAR MALANG - Kisah di balik penjualan Chelsea FC bukan sekadar transaksi bernilai miliaran pound. Ada intrik politik, tekanan diplomatik, dan pergulatan kepentingan global yang semuanya terangkum dalam buku Sanctioned: The Inside Story of the Sale of Chelsea FC karya Matt Lawton, jurnalis investigasi olahraga asal Inggris.

Buku ini menyuguhkan narasi detail mengenai proses penjualan klub raksasa Liga Inggris tersebut dari tangan Roman Abramovich kepada konsorsium pimpinan Todd Boehly dan Clearlake Capital pada 2022. Dengan pendekatan jurnalistik yang mendalam, Lawton membuka tabir apa yang selama ini hanya menjadi spekulasi di media massa: bagaimana tekanan dari pemerintah Inggris, hubungan dengan invasi Rusia ke Ukraina, serta tarik-menarik kekuasaan di lingkaran elite Premier League ikut memengaruhi proses penjualan tersebut.

Roman Abramovich, sosok kontroversial asal Rusia, menjadi pusat dari kisah ini. Setelah menguasai Chelsea selama hampir dua dekade dan membawa klub tersebut meraih segudang prestasi, ia mendadak harus melepas kepemilikannya karena sanksi pemerintah Inggris yang menjatuhkan embargo pada aset-aset milik oligarki Rusia. Pemerintah Inggris kala itu menuduh Abramovich memiliki kedekatan dengan Presiden Vladimir Putin, yang bertanggung jawab atas invasi ke Ukraina.

Namun proses penjualan Chelsea tak berjalan mulus. Dalam Sanctioned, Lawton memaparkan bagaimana negosiasi berlangsung di balik layar, termasuk intervensi pejabat pemerintah, agen hukum, hingga para pengusaha calon pemilik. Buku ini tidak hanya menggambarkan sisi sepakbola, tetapi juga memotret dinamika geopolitik dan kekuatan ekonomi yang ikut bermain dalam dunia olahraga modern.

Salah satu kekuatan utama buku ini terletak pada dokumentasi fakta dan wawancara eksklusif yang dilakukan Lawton. Ia menggabungkan pengakuan dari para pelaku utama, mulai dari pihak manajemen Chelsea, perwakilan pemerintah, hingga tim penasihat hukum. Gaya bertutur yang lugas dan investigatif membuat buku ini menjadi bacaan penting bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana sepak bola kini telah menjadi bagian dari permainan politik global.

Selain menggambarkan kompleksitas penjualan Chelsea, buku ini juga menyentuh sisi emosional para pendukung klub yang harus menyaksikan perpisahan dengan pemilik yang telah memberi mereka era keemasan. Abramovich memang bukan pemilik biasa. Ia mengubah Chelsea dari klub papan atas menjadi kekuatan dominan di Inggris dan Eropa.

Sanctioned tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi Chelsea FC, tetapi juga mencerminkan perubahan besar dalam lanskap sepak bola dunia—di mana klub bukan lagi sekadar tim olahraga, melainkan aset global yang bisa diperebutkan oleh kekuatan ekonomi dan politik.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi penggemar sepak bola, pengamat politik internasional, hingga pembaca yang ingin memahami keterkaitan antara olahraga, kekuasaan, dan kebijakan global. Sebuah kisah nyata yang lebih dramatis dari sekadar pertandingan di lapangan hijau. (id)

Editor : A. Nugroho
#bola #chelsea #sepak bola