Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Valdeci Moreira Pilih 10 Karena Terinspirasi Pemain Idola

Galih R Prasetyo • Sabtu, 19 Juli 2025 | 19:39 WIB

 

TIDAK TERBEBANI: Valdeci Moreira (kanan) melakukan passing ke Dwiki Mardiyanto dalam sesi pemanasan sebelum latihan di ARG Soccer Field Lawang pada Rabu lalu (16/7).
TIDAK TERBEBANI: Valdeci Moreira (kanan) melakukan passing ke Dwiki Mardiyanto dalam sesi pemanasan sebelum latihan di ARG Soccer Field Lawang pada Rabu lalu (16/7).

GELANDANG Arema FC Valdeci Moreira tidak asal memilih nomor punggung 10. Pesepak bola berusia 30 tahun itu mempunyai alasan khusus menggunakan angka itu. Salah satunya, ingin mengikuti jejak pemain idolanya asal Negeri Samba.

Menurutnya, ada dua pemain yang diidolakan menggunakan nomor punggung 10. ”Saya selalu menyukai bagaimana Neymar Jr dan Everton Ribeiro bermain,” katanya. Sosok itu juga yang menjadi sumber inspirasi dalam setiap laga. 

Karena itu, dia tidak merasa terbebani memakai nomor punggung spesial di Arema FC tersebut. Seperti diketahui, sebelumnya pemain asing Singo Edan yang menggunakan nomor punggung 10 punya kualitas dan performa baik. Di antaranya, Wiliam Marcilio dan Makan Konate.

Dalam perjalanan karier Valdeci, memakai nomor punggung 10 bukan pertama terjadi. Sebelumnya, dia pernah menggunakan angka itu di berbagai tim. Seperti Linense, Ferroviario Atletico Clube. Dua klub Paraguay, Taquary FBC dan Rubio Nu.

Dia bermain di klub-klub tersebut dalam tiga musim terakhir. Selama di sana, Valdeci juga ditempatkan untuk mengisi posisi gelandang serang.

Valdeci mengatakan, mengenakan nomor punggung 10 tidak sekadar simbol. Lebih jauh, ada tanggung jawab besar sebagai pemain dengan nomor punggung tersebut. Dia sadar, setiap pemain yang memakai angka 10 harus menunjukkan performa terbaik.

Itu dibuktikan dengan pemain-pemain nomor punggung 10 di Brasil merupakan sosok hebat di lapangan hijau. Mulai dari Pele, Ronaldinho, Rivaldo, Ricardo Kaka, sampai Neymar Jr. ”Ini bukan hanya tradisi atau soal angka, melainkan juga peran dan kewajiban sebagai pengatur serangan,” paparnya.

Berangkat dari itu, Valdeci bertekad memberikan performa terbaik di musim perdananya berkarier di kompetisi Indonesia. Targetnya, membantu Arema FC finish di posisi lebih baik dibandingkan musim lalu. (zan/gp).

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #Singo Edan #nomor punggung #gelandang