Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Atlet Malaysia Berjaya di Ajang Paragliding Accuracy Batu International Sport Tourism Festival 2025

Kholid Amrullah • Senin, 21 Juli 2025 | 03:57 WIB

JUARA: Wali Kota Batu Nurochman bersama istri setelah menyerahkan medali kepada para pemenang untuk kategori overall.
JUARA: Wali Kota Batu Nurochman bersama istri setelah menyerahkan medali kepada para pemenang untuk kategori overall.
 

BATU -  Event International Paragliding Accuracy Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2025 berakhir Minggu (20/7). Para atlet paralayang dari Malaysia menjadi juara di sejumlah kategori dalam perhelatan yang berlangsung mulai 18-20 Juli tersebut.

Dalam perhelatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu ini, untuk kategori Junior U26, juara 1 diraih oleh  Muhammad Aqilluddin Bin Mohd Nafi (Malaysia), juara 2 Galuh Ade Pristanto (Indonesia), juara 3 Alvin Pratama (Indonesia), juara 4 Kawanda Rafif Atallah (Indonesia), dan juara 5 Muhammad Akmalluddin Bin Mohd Nafi (Malaysia).

BATU SAE: Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto foto bersama dengan para atlet untuk kategori tim.
BATU SAE: Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto foto bersama dengan para atlet untuk kategori tim.

Sedangkan untuk kategori female juara 1 Silviana Bebby Kumalasari (Indonesia), juara 2 Erika Yolanda Putri (Indonesia), dan juara 3 Aisyah Zafirah Mohd Nazri (Malaysia). Selanjutnya untuk kategori overall juara 1 kembali diraih oleh atlet Malaysia Muhammad Aqilluddin Bin Mohd Nafi (Malaysia), juara 2 Galuh Ade Pristanto (Indonesia), dan juara 3 Alvin Pratama (Indonesia)

Berikutnya untuk juara 1 diraih tim Hextar Kimia Team (Malaysia), juara 2 Davinci Glider dari Jawa Timur (Indonesia) dan juara 3  tim Ungkek  dari Jawa Tengah (Indonesia). Selain itu ada kategori festival dengan tema Fly With Costume, yang mana juara 1 dimenangkan oleh Ferdi yang  mengenakan kostum Shaun The Sheep, juara 2  Bara yang mengenakan kostum Bujang Ganongam, juara 3  Amel dengan kostum  Lilo And Stitch, juara 4, Anggi dengan kostum putri Minahasa dan juara 5 Taufiq dkk dengan mengenakan kostum perang udara.

SAYONARA: Panitia dan para pejabat Pemkot Batu beserta para atlet foto bersama dalam acara penutupan BISTF 2025.
SAYONARA: Panitia dan para pejabat Pemkot Batu beserta para atlet foto bersama dalam acara penutupan BISTF 2025.

Wali Kota Batu Nurochman dalam sambutannya di acara penutupan BISTF 2025 di Lapangan Songgomaruto mengaku sangat mendukung event sport tourism berskala internasional tersebut.  Karena dia ingin Kota Batu menjadi tujuan sport tourism yang berkelas, berbasis alam dan budaya. “Karena ini adalah anugerah terindah Kota Batu yang layak kita nikmati bersama,” katanya. Dia berharap ke depan semakin banyak wisatawan dari mancanegara yang datang ke Kota Batu yang memiliki alam yang indah.

Dia berharap para atlet paralayang dari mancanegara yang mengikuti event ini bisa menginformasikan kepada koleganya agar mau datang ke Kota Batu. Sedangkan untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan, Pemkot Batu berjanji akan terus berbenah terkait infrastruktur olahraga. Dia  ingin ada sport tourism dan sport center di Kota Batu untuk memfasilitasi wisatawan yang memanfaatkan sport tourism.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Onny Ardianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, para atlet dan semua pihak yang telah membantu kesuksesan gelaran International Paragliding Accuracy BISTF 2025 ini. Dia berharap event serupa pada tahun-tahun berikutnya akan semakin meriah dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.

Sementara itu dalam ajang BISTF 2025 tersebut diikuti 83 atlet paralayang internasional. Mereka dari Indonesia, Malaysia dan Thaliand.(lid)

 

Editor : Kholid Amrullah
#heli suyanto #Kota Batu #indonesia #wali kota batu #Nurochman #wisata batu #paralayang #Malaysia