Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gagal ke Final, Unggul FC Fokus Perbaiki Kekurangan Tim

Galih R Prasetyo • Senin, 21 Juli 2025 | 16:56 WIB

 

TERSANDUNG: Guntur Sulistyo (kiri) berusaha lepas dari penjagaan pemain Bintang Timur Surabaya dalam laga Final Four di GOR Among Rogo Jogjakarta kemarin.
TERSANDUNG: Guntur Sulistyo (kiri) berusaha lepas dari penjagaan pemain Bintang Timur Surabaya dalam laga Final Four di GOR Among Rogo Jogjakarta kemarin.

JOGJAKARTA- Harapan Unggul FC Malang tampil di partai final Pro Futsal League (PFL) 2024/2026 belum bisa terwujud kemarin. Andres Josue Teran dan kawan-kawan kembali harus mengakui keunggulan Bintang Timur Surabaya (BTS). Anak asuh Joao Almeida kalah dengan skor 5-4.

BTS melaju ke partai puncak atau final dengan mengumpulkan dua poin. Pada laga leg pertama PFL Jumat lalu (18/7), klub futsal berkostum hijau itu berhasil menang atas Unggul FC. Hasil itu memperpanjang catatan Anton Cahyo cs sulit menang di derby Jawa Timur.

Meski kembali tumbang, statistik Unggul FC lebih positif saat menjalani laga kedua Final Four. Mereka tampil lebih tajam. Berhasil menciptakan empat gol dan Andres Dwi Persada pecah telur setelah absen lama membobol gawang lawan.

Dalam laga leg pertama Final Four, Unggul FC Malang menciptakan tiga gol. Pada pertandingan tersebut mereka harus mengakui keunggulan BTS dengan skor 3-7. Saat Playoff Elite 8 mereka mencetak tiga gol dalam laga leg kedua.

Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida angkat topi dengan perjuangan pemain tim. Menurutnya, anak asuhnya sudah berjuang sekuat tenaga untuk mengembalikan skor. Segala cara sudah di coba demi melaju ke partai final.

”Sekarang tanggung jawab saya adalah menemukan solusi, melihat di mana kekurangan kami sebelum kembali mempersiapkan tim dengan lebih baik ke depan,” katanya. Menurutnya, Unggul FC Malang mempunyai modal untuk mencatatkan prestasi lebih bagus pada masa mendatang. Sekarang yang perlu terus dilakukan adalah berusaha sampai mencapai hal yang diharapkan.

Nakhoda asal Portugal itu menjabarkan, salah satu ide dalam laga kemarin lebih berani banyak menguasai bola. Lalu, berusaha dengan cepat untuk unggul. Supaya bisa mengontrol jalannya laga.

Menurutnya, elemen tim sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi babak tambahan waktu sampai penalti. Para pemain mempunyai sikap semangat juang luar biasa sampai detik akhir laga. Tapi, peluang dari skema power play itu belum bisa berbuah gol. 

”Kami akan segera bangkit,” tuturnya. Musim ini sejatinya Unggul FC Malang mencatatkan prestasi lebih baik di PFL babak reguler. Mereka menempati posisi empat. Musim lalu finish di peringkat lima klasemen. (zan/gp)

 

 

 

Editor : A. Nugroho
#pfl #malang #bintang timur surabaya #Unggul FC