Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lini Serang Kembali Tajam, Dalberto Pecah Telur, Penyerang Lokal Jaga Konsistensi

Galih R Prasetyo • Senin, 21 Juli 2025 | 17:01 WIB

 

MODAL BAGUS: Dalberto Luan Belo (kiri) berusaha menjangkau bola dalam laga uji coba melawan RANS Nusantara di ARG Soccer Field, Lawang, pada Sabtu lalu (19/7).
MODAL BAGUS: Dalberto Luan Belo (kiri) berusaha menjangkau bola dalam laga uji coba melawan RANS Nusantara di ARG Soccer Field, Lawang, pada Sabtu lalu (19/7).

KABUPATEN- Perkembangan positif ditunjukkan lini serang Arema FC. Pemain tim di posisi tersebut kian tajam. Dari tiga laga terakhir berhasil mencetak sembilan goal.

Perinciannya, enam goal saat melawan RANS Nusantara dalam laga bertajuk latihan bersama pada Sabtu lalu (19/7). Sedangkan dua goal lainnya tercipta saat Piala Presiden 2025 menghadapi Liga Indonesia All Star. Menariknya, goal-goal tersebut merupakan kontribusi penyerang lokal dan asing.

Kontribusi Penyerang Singo Edan.
Kontribusi Penyerang Singo Edan.

Pada laga melawan RANS Nusantara, Valdeci Moreira dan Dalberto Luan Belo pecah telur setelah sebelumnya nirgoal saat Piala Presiden. Dalam laga itu, Dwiki Mardiyanto dan Dedik Setiawan jadi penyerang lokal cetak gol. Nama terakhir itu, sebelumnya mencatatkan skor di Piala Presiden.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos senang dengan performa positif tersebut. Itu karena, penyerang Singo Edan gagal mencetak gol dalam laga sebelumnya. Saat itu Arema FC kalah 0-4 saat melawan Oxford United.

”Kemajuan (perkembangan individu dan tim) itu yang selalu menjadi harapan kami,” katanya. Menurutnya, di sepak bola selalu menuntut pemain untuk lebih baik. Klub yang tidak melakukannya akan kesulitan untuk bersaing saat kompetisi nanti.

Seperti diketahui semua kontestan BRI Super League berusaha melakukan persiapan dengan maksimal. Persib Bandung misalnya, melakukan pemusatan latihan di Thailand. Persebaya Surabaya sempat gelar uji coba ke Australia.

Berangkat dari itu, dia berharap para pemain tidak cepat puas setelah kemenangan besar melawan RANS Nusantara. Alasannya, tim yang dihadapi bukan dari Super League. Dia melihat, tim masih perlu meningkatkan sejumlah aspek.

Contohnya, skema permainan dan transisi dari menyerang ke bertahan. Dalam laga melawan RANS Nusantara, ide permainannya yang dia inginkan belum maksimal berjalan. Pada waktu itu, Arema FC menang dengan skor 7-1.

”Kami masih perlu terus meningkat lebih banyak lagi,” kata pelatih asal Brasil itu. Targetnya, performa tim yang bagus bisa mendorong Arema FC bersaing di kompetisi nanti. Marcos percaya, Julian Guevara dkk bisa mewujudkan misi itu karena masih punya banyak waktu sebelum kompetisi.

Pada akhir pekan ini, Arema FC dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta. Dalam laga itu, tim pelatih Singo Edan berencana mencoba semua pemain. Dia ingin melihat perkembangan tim dari laga melawan RANS Nusantara.

Di tempat terpisah, Dwiki Mardiyanto memastikan tidak puas dengan gol tersebut. Dirinya ingin selalu berkontribusi di setiap laga tim. Baik itu saat laga uji coba, turnamen, dan kompetisi.

”Kesempatan bermain di sini (Arema FC) tidak boleh disia-siakan,” katanya. Apalagi dirinya sempat gagal jadi bagian Singo Edan dua musim lalu. Karena itu, saat diberikan kepercayaan bermain akan berusaha memberikan 100 persen kemampuan. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League #Piala Presiden 2025 #RANS Nusantara