Arema FC Rekrut Ian Puleiro, Striker Asal Argentina untuk Perkuat Lini Serang di Super League 2025/2026
Galih R Prasetyo• Selasa, 22 Juli 2025 | 17:15 WIB
HARUS TAJAM: Winger anyar Ian Puleio diharapkan membuat produktivitas gol Arema FC meningkat di Super League 2025/2026.
MALANG - Pilihan pemain di lini serang Arema FC semakin banyak. Itu menyusul, manajemen Singo Edan kembali mendatangkan winger asing baru kemarin. Amunisi anyar tim tersebut adalah jugador asal Argentina Ian Lucas Puleio Araya.
Pemain berusia 27 tahun itu membuat Arema FC memiliki sembilan legiun asing yang siap tampil di BRI Super League 2025/2026. Di antaranya, Lucas Frigeri, Thales Lira, Odivan Koerich, Yann Motta, Julian Guevara, Valdeci Moreira, Paulinho Moccelin, dan Dalberto Luan Belo. Itu membuat, Singo Edan mengesampingkan wacana pengurangan jumlah legiun asing.
HARUS TAJAM: Ian Puleio (tengah) menjalani sesi latihan perdana dengan Arema FC di ARG Soccer Field, Lawang, kemarin.
Lantas, apa alasan Arema FC merekrut Ian? General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, keputusan merekrut eks pemain FK Decic Tuzi satu dasarnya dari hasil evaluasi Piala Presiden. Tim pelatih melihat, perlu menambah pemain punya tipe menyerang lagi.
Sebagai informasi, Arema FC hanya mencetak dua goal di Piala Presiden. Para pemain asing di lini serang gagal membobol gawang lawan. Goal Singo Edan diciptakan Dedik Setiawan dan Salim Tuharea.
”Kami masih membutuhkan pemain di sektor itu (lini serang), akhirnya dari list pemain asing yang tersedia Ian jadi pilihan,” katanya. Menurutnya, winger asing anyar itu punya skill dan kemampuan yang menunjang skema permainan Marcos Santos. Punya kecepatan dan memiliki kelebihan duel satu lawan satu.
Selain itu, Ian pemain sayap yang fleksibel. Mampu bermain di winger kanan atau kiri. Faktor itu membuat Arema FC optimistis pemain berusia 27 tahun itu bisa tambah daya gedor tim.
Datang tiga pekan sebelum laga pertama di kompetisi, tidak membuat manajemen klub khawatir dengan adaptasi Ian. Inal percaya, pemain anyar itu segera tune in dengan tim. Karena sebelumnya di skuad Singo Edan berisi banyak pemain asal Amerika Latin. Dan dia menguasai tiga bahasa.
”Dia menguasai bahasa Inggris, Portugis, dan Spanyol. Sejauh ini mampu membaur dengan tim dengan baik,” katanya. Inal yakin tim pelatih dan pemain akan membantunya segera klop dengan permainan Arema FC. Bermain dengan determinasi tinggi.
Di tempat terpisah, Ian mengaku senang bergabung dengan Arema FC. Dia melihat, Singo Edan merupakan klub besar seperti yang diceritakan sahabatnya Gustavo Lopez. ”Dia banyak bercerita tentang klub ini, karena dia pernah bermain bersama Arema FC,” katanya.
Karena itu, dia sudah tidak sabar untuk merasakan bagaimana atmosfer BRI Super League. Dan, bermain di hadapan Aremania. Berdasar informasi yang dia terima, pendukung Singo Edan punya fanatisme tinggi.
”Hal itu memotivasi saya agar memberikan yang terbaik untuk Arema FC musim ini,” katanya. Harapannya, bisa berkontribusi dengan positif. Membantu tim raih banyak kemenangan. (zan/gp)