Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pastikan Yann Motta Bisa Tampil di Kompetisi, Manajemen Klub Klaim Sudah Penuhi Regulasi

Galih R Prasetyo • Rabu, 23 Juli 2025 | 17:10 WIB

 

  

BISA BERMAIN: Yann Motta (kanan) menempel ketat Muhammad Rafli dalam internal game Arema FC di ARG Soccer Field, Kecamatan Lawang, pekan lalu.
BISA BERMAIN: Yann Motta (kanan) menempel ketat Muhammad Rafli dalam internal game Arema FC di ARG Soccer Field, Kecamatan Lawang, pekan lalu.

KABUPATEN- Manajemen Arema FC akhirnya mau buka suara terkait nasib Yann Motta di BRI Super League nanti. Mereka mengklaim, pemain asal Brasil itu siap bermain karena sudah memenuhi regulasi legiun asing. Sebelumnya, dia diragukan bisa berlaga akibat direkrut dari klub kasta empat Brasil.

Berdasar regulasi kompetisi 2025/2026, setiap klub hanya diperbolehkan merekrut legiun asing asal Brasil dari klub Seri C. Mengacu data dari website transfermarkt, klub terakhir Motta sebelum gabung Arema FC, Corumbaense FC. Kesebelasan yang tampil di kompetisi Seri D.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, pemain berusia 25 tahun direkrut dari klub Seri C Brasil. Saat dengan klub tersebut, kariernya tidak lama. Karena itu belum terdata di transfermarkt. ”Perekrutan pemain asing baru berdasar pertimbangan matang,” katanya.

Tujuannya, supaya semua legiun impor yang bergabung dengan Singo Edan bisa tampil di kompetisi. Manajemen Arema FC enggan membakar uang sembarang. Terlebih, merekrut pemain asing memerlukan biaya tidak sedikit.

Selain itu, keputusan mendatangkan pemain bukan dari manajemen. Tim pelatih terlibat menentukan siapa pemain yang akan direkrut. Itu karena, mereka mengetahui bagaimana kebutuhan tim sebelum kompetisi

”Jadi seharusnya tidak ada masalah dengannya (Motta),” kata dia. Pria kerap disapa Inal itu mengatakan, mantan pemain Persija Jakarta itu akan jadi salah satu opsi tim pelatih Singo Edan di lini pertahanan. Motta dilihat bermain cukup baik selama gelaran Piala Presiden 2025 lalu.

Pemain tersebut tercatat tampil dua kali. Menjalankan peran multiposisi sepanjang turnamen. Mulai dari bermain sebagai center back, gelandang bertahan, sampai full back kanan.

Sebagai informasi dalam Piala Presiden 2025 tidak menerapkan aturan standardisasi pemain impor itu seperti di Super League. Dalam turnamen pramusim itu, bebas memainkan semua legiun asing yang sudah terikat kontrak. Jumlahnya tidak terbatas hanya delapan saja.

Senada dengan Inal, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos percaya, pemain tersebut bisa bermain untuk tim di kompetisi. Menurutnya, sejauh ini belum ada masalah administrasi. ”Manajemen klub yang menyelesaikan urusan persyaratan pemain itu,” katanya.

Baginya, pemain tersebut mempunyai kualitas. Marcos percaya kemampuan Motta multiposisi akan membantu tim di kompetisi nanti. Salah satunya, membuat tim pelatih punya banyak alternatif di lini belakang. 

Di tempat terpisah, Yann Motta enggan memusingkan aspek administrasi itu. Dia mengatakan, hanya akan fokus untuk mempersiapkan diri berlatih bersama Arema FC. Motta tidak sabar ingin kembali bermain di kasta tertinggi Liga Indonesia musim ini.

”Saya akan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” katanya. Menurut pemain asal Brasil itu, dia direkrut untuk berlaga di kompetisi nanti. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League #yann motta #Singo Edan